• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jangan Gemuk, Dong, Yang..

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Senin, 3 November 2008 | 14:52 WIB

Meski bukan yang utama, namun penampilan fisik memegang peran penting untuk menarik perhatian lawan jenis. Mungkin Anda masih ingat betapa tampannya si dia dengan tubuh tinggi, ramping dan dada tegap. Namun, setelah menikah, lambat laun berat badannya meningkat dan lemak mulai tertimbun di perutnya yang buncit.

Banyak yang berpendapat, perut buncit adalah hal yang wajar bagi pria. Tapi, tahukah Anda bahwa lingkar perut yang makin lebar bisa jadi tanda gangguan metabolisme yang bisa mengundang penyakit pembuluh darah dan jantung, diabetes, dan hipertensi. Bahkan, kegemukan pada pria juga bisa berdampak pada juniornya. Karena itu, sebelum terlambat, ajak pasangan untuk mulai menjaga kesehatannya.

Bagaimana cara yang tepat untuk mengajaknya menurunkan berat badan? "Pertama, jangan mengkritiknya, namun pujilah setiap usaha olahraga yang dilakukannya," kata Amy Gorin, psikolog yang memiliki spesialisasi di bidang penurunan berat badan, dari Universitas Connecticut, ini.

* Jangan mengomel
Berhentilah mengomel dan mengomentari penampilannya yang makin "lebar" karena kecerewatan Anda hanya akan menimbulkan konflik. "Sikap itu akan membuat pasangan merasa jelek dan ia bisa depresi. Padahal depresi kerap memicu orang untuk makan berlebih," kata Maye Musk, ahli nutrisi dari New York.

* Tunjukkan perhatian
Kemukakan alasan yang masuk akal mengapa si dia perlu mengontrol berat badannya. "Suami saya bilang ia peduli pada kesehatan saya dan berharap saya ada bersamanya sampai tua," kata Jennifer Blair. Untuk itu setiap hari ia giat berolahraga dan menjaga pola makannya. Berat badannya pun berkurang 33 kilogram dalam beberapa bulan.

* Beri solusi
Alih-alih memberi komentar negatif setiap ia menyantap makanan manis, lebih baik bantu pasangan dengan menyediakan camilan sehat. Bila pasangan suka ngemil, sediakan panganan yang rendah kalori dan garam.

* Jadi panutan
Jangan cuma menyuruhnya, yang terpenting adalah jaga berat badan Anda sendiri. Bila Anda sudah sehat dan rutin berolahraga, akan lebih mudah untuk pasangan Anda melakukannya.

* Jangan jadi "polisi"
Tak ada orang yang suka diperintah, disuruh makan ini dan jangan makan itu. Siapa pun tak suka dikontrol, maka bila Anda melakukannya pada pasangan, bisa jadi ia akan memberontak.

* Kompak
Lakukan berbagai kegiatan untuk menunjukkan Anda setia bersamanya dalam menjalankan hidup sehat. Temani si dia berolahraga atau bersama-sama belanja bahan makanan rendah kalori agar Anda bisa membuatkan makanan sehat untuknya.
 
Iya juga, kayak bokap gw, sekarang udah tambun...
 
Wah bener banget nih kk, perut buncit (gede) yang sudah melebihi batas normal cenderung terkena diabetes, diabetes mang g bahaya, yang bahaya itu adalah komplikasi penyakit yang di akibatkan karena ada nya diabetes :((....

mang perlu dukungan sih ^^.. tapi gimana klo dah di dukung tp tetep susah ngurusinnya... heheheheh.

Sekarang terkontrol tapi besok2 malah makanya makin parah :((, kayanya mang juga harus ada kemauan dari orang itu sendiri juga sih ^^..
 
btl2,nice info

nobody know who i really am
i never feel this empty before
and if i ever need someone to come along
whos gonna comfort me and keep me strong
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.