• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Jangan Bermain-Main Dengan Obat-Obatan Antibiotik!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Jangan Bermain-Main Dengan Obat-Obatan Antibiotik!


Bisnis, JAKARTA Setelah mencuat kasus penimbunan masker oleh segelintir orang pada awal merebaknya kasus Covid-19 di Tanah Air untuk mengeruk keuntungan, kini masyarakat dicemaskan dengan kemungkinan terjadinya kelangkaan obat-obatan tipe antibiobik.

Setali tiga uang seperti penimbunan masker, penimbunan obat-obatan tipe antibiobik oleh oknum masyarakat pun bertujuan untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dengan memainkan harga ketika barang jadi langka, dapat berlipat ganda dari harga normal.

Ini peringatan bagi siapa saja yg mencoba bermain-main dengan maksud mendapat keuntungan dalam kesempitan!

Catat! Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengancam akan memidanakan oknum masyarakat yg menimbun obat-obatan tipe antibiotik & memainkan harga.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan bahwa kepolisian tengah mengerjakan pemantauan kepada penjualan obat tipe antibiotik yg biasa dipakai masyarakat selama pandemi Covid-19.Pemantauan tidak cuma dilakukan secara luring (offline), tetapi juga daring (online) selama pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Polri sedang mengerjakan pemantauan kepada aktivitas jual-beli obat antibiotik di penjualonline," tutur Argo melalui keterangan resminya, Senin (5/7/2021).

Polri, menurutnya, juga tengah mengerjakan supervisi langsung ke pabrik pembuatan obat serta jalur distribusi penyalurannya.Hal itu bertujuan untuk mencegah penimbunan & harga jual yg ditawarkan dari eceran tertinggi yg sudah ditetapkan pemerintah. "Hari ini sedang berjalan pula pemantauan di pabrik-pabrik obat termasuk jalur distribusinya."

Baca : Waspadai Flu Makin Sering Sebagai Gejala Covid-19

Argo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk menindak tegas & memidanakan penjual obat nakal yg menimbun & menaikkan harga obat tidak wajar.

"Siapa saja yg melanggar, akan segera ditindak," ujarnya.

Akan tetapi, masyarakat juga per mengetahui bahwa antibiotik bukanlah obat bebas. Artinya, kalau Anda harap mengonsumsi antibiotik tentu harus sesuai dengan ketentuan & resep dokter.

Spoiler for Tidak Boleh Sembarangan:
Tidak Boleh Sembarangan

Antibiotik juga tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Harus sesuai dengan takaran anjuran dokter & keluhan pasien.

Kalau asal minum antibiotik, tubuh dapat mengalami resisten antibiotik. Sehingga kalau mengalami infeksi & diberi antibiotik, dapat tidak mempan lagi obat tersebut, jelas dr. Arina Heidyana seperti dikutip melalui www.klikdokter.com.

Terlebih pada masa pandemi saat ini, angka konsumsi antibiotik melesat tinggi. WHO bahkan memperingatkan, kondisi ini dapat memperkuat resistensi bakteri.

"Pandemi Covid sudah menyebabkan peningkatan penggunaan antibiotik. Pada akhirnya, ini akan menyebabkan tingkat resistensi bakteri yg lebih tinggi. Efeknya, beban penyakit & kematian selama & setelah pandemi pun bertambah," mengatakan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesuskata.

WHO mengatakan bahwa cuma beberapa kecil pasien Covid yg membutuhkan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri berikutnya.Lantas, obat-obat apa saja yg perlu Anda siapkan di rumah kalau Anda terkonfirmasi positif Covid-19?

Ada beberapa obat-obatan yg perlu Anda siapkan seperti parasetamol, antibiotik, obat kumur, vitamin C, & vitamin D3.Di samping itu, peralatan seperti oksimeter (pengukur kadar oksigen dalam darah), uap & tabung oksigen (untuk darurat) juga perlu Anda siapkan di rumah.



Sumber : Bisnisindonesia.id​


Hari ini 16:17
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.