ArRay
IndoForum Senior C
- No. Urut
- 98490
- Sejak
- 1 Jun 2010
- Pesan
- 5.107
- Nilai reaksi
- 142
- Poin
- 63
Senin, 2 Agustus 2010 | 19:43 WIB
PADANG, KOMPAS.com - Kerusakan jalan lintas Sumatera yang berada di Provinsi Jambi menuju Sumatera Selatan dan sebaliknya belum memengaruhi Sumatera Barat.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Kadin Sumatra Barat, Asnawi Bahar, Senin (2/8/2010) mengatakan kerusakan jalan yang mulai terjadi beberapa hari terakhir akibat guyuran hujan deras itu baru akan berpengaruh jika jalur lintas itu benar-benar putus dalam waktu satu pekan.
Selain itu, imbuh Asnawi, sejumlah hasil bumi yang akan dikirimkan lewat Padang juga relatif akan berpengaruh jika kerusakan jalan lintas Sumatera yang berujung pada putusnya jalur itu terjadi dalam rentang waktu lama.
Sementara itu, Ketua Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Sumbar Sengaja Budi Syukur pada hari yang sama mengatakan selama ini justru jalur lintas timur Sumatera yang mengalami kelebihan beban karena relatif banyaknya kendaraan melintas.
Menurut Budi, jalur distribusi bias dialihkan menuju lintas tengah dan lintas barat Sumatera jika memang jalur utama yang jadi pilihan tidak bisa dilalui.
PADANG, KOMPAS.com - Kerusakan jalan lintas Sumatera yang berada di Provinsi Jambi menuju Sumatera Selatan dan sebaliknya belum memengaruhi Sumatera Barat.
Ketua Kamar Dagang dan Industri Kadin Sumatra Barat, Asnawi Bahar, Senin (2/8/2010) mengatakan kerusakan jalan yang mulai terjadi beberapa hari terakhir akibat guyuran hujan deras itu baru akan berpengaruh jika jalur lintas itu benar-benar putus dalam waktu satu pekan.
Selain itu, imbuh Asnawi, sejumlah hasil bumi yang akan dikirimkan lewat Padang juga relatif akan berpengaruh jika kerusakan jalan lintas Sumatera yang berujung pada putusnya jalur itu terjadi dalam rentang waktu lama.
Sementara itu, Ketua Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Sumbar Sengaja Budi Syukur pada hari yang sama mengatakan selama ini justru jalur lintas timur Sumatera yang mengalami kelebihan beban karena relatif banyaknya kendaraan melintas.
Menurut Budi, jalur distribusi bias dialihkan menuju lintas tengah dan lintas barat Sumatera jika memang jalur utama yang jadi pilihan tidak bisa dilalui.