• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Jalan ini tak semulus wajahmu

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
SINDIRAN UNTUK BUPATI–Sebuah baliho besar bergambar Bupati Karanganyar Rina Iriani yang berada di Jalan Adi Sumarmo, Klodran, Karanganyar, Jumat (24/2/2012) dipasangi spanduk bertuliskan “Jalanmu Tak Semulus Wajahmu Bu!!”. Spanduk tersebut sebagai bentuk sindiran terhadap Bupati Karanganyar akibat Jalan Adisumarmo kondisinya rusak dan tidak segera diperbaiki.
AuZqs.jpg
Banyak cara untuk menunjukkan kekesalan pada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan raya yang rusak. Biasanya warga menanam pohon di bagian jalan yang rusak sebagai tanda protes. Namun yang dilakukan warga Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, ini unik juga.
Mereka bukannya menanam pohon di jalanan yang rusak, melainkan memasang spanduk pada baliho bergambar Bupati Rina Iriani sebagai tanda protes kepada Pemkab Karanganyar yang tidak memperhatikan ruas Jl Adi Soemarmo yang rusak. Pada spanduk yang dipasang di baliho promosi Pemkab Karanganyar itu ada tulisan “Jalan Ini Tak Semulus Wajahmu Bu!” Baliho itu terpasang di ujung Jl Adi Soemarmo, Desa Klodran. Pantauan Espos, dari dulu hingga kini, salah satu jalan alternatif di Colomadu itu banyak yang berlubang dan perbaikan hanya dilakukan dengan menambalnya.
Salah satu warga, Widodo, yang bertempat di pinggir Jl Adi Soemarmo, mengatakan jalan di sana sejak dahulu memang sama sekali tidak tersentuh perbaikan. Apalagi saat musim hujan, kondisinya semakin parah karena aspal banyak yang mengelupas. “Terus terang kami kecewa dengan Pemkab Karanganyar yang sama sekali tidak memperhatikan aspirasi kami. Kalau begini terus, Colomadu dilepas saja dan bergabung dengan Solo,” ungkapnya saat ditemui Espos.
Menurutnya, selain penerangan di sana kurang, pengguna jalan banyak yang terjebak lubang jalan yang berteberan di sana. Akibatnya, mereka banyak yang terjatuh. Sudah beberapa kali ia melihat kecelakaan di ujung jalan tersebut. Bahkan pernah jalan tersebut memakan korban jiwa lantaran ada pengendara motor terjatuh, tertabrak kendaraan lain dan mengalami gegar otak.
Hal serupa dikatakan warga lainnya, Kardi. Hampir setiap malam banyak truk pengangkut pasir yang melintas di Jl Adi Soemarmo. Truk itu menuju ke jalur Pantura seperti Pati, Grobogan dan Purwodadi. Karena banyak truk yang melewati jalan itu, maka kondisi jalan pun menjadi rusak. Bahkan ia mengibaratkan truk yang lewat di jalan itu seperti karnaval.
“Sopir truk masuk melalui ujung barat Jl Adi Soemarmo. Setelah itu masuk ke jalan Desa klodran yang menuju Ngemplak, Boyolali dan tembus hingga di Kaliyoso,” ungkapnya. Menurutnya, Jl Adi Soemarmo hanya sebagai jalan pintas untuk menghindari petugas. Ia berharap agar jalan di sana dapat diperbaiki secara permanen. Pasalnya, hingga kini perbaikan jalan hanya dilakukan dengan cara menguruk lubang jalan dengan campuran pasir dan batu (Sirtu).
Sejumlah pengguna jalan pun mengaku kecewa dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah. Salah satu pengguna jalan, Hamdan, yang sering melintas di jalan tersebut, mengaku harus ekstra hati-hati saat lewat di sana. “Jalannya sempit, tapi ramai. Tidak kalah dengan Jl Adi Soecipto. Apalagi kalau pagi hari,” ungkapnya.
solopos.com
 
Bener tuh, "Jalan ini tak semulus wajahmu". Pajak yang kita bayarkan pada kemana yak ?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.