roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Selasa, 16 September 2008 | 12:46 WIB
TALLAHASSEE, SELASA — Entah apa yang ada di pikiran lelaki berusia 40 tahun ini. Tapi yang pasti, gara-gara ulahnya ia terpaksa disetrum oleh seorang petugas polisi dengan alat kejut beraliran listrik karena tak mau menuruti perintah.
Apa pasalnya? David McCranie, seorang polisi di Tallahassee, AS, mengatakan, sekitar pukul 20.00 ia mendapati seorang lelaki berjalan bugil menuntun seekor anjing. "Tuhan menghendaki saya untuk nonton film Bruce Willis dan berjalan bersama dengan anjing," kata si lelaki, seperti diceritakan McCraine.
Akhirnya, karena merasa tak dapat menerima perintah dan makin tak terkendali, McCraine terpaksa menggunakan alat kejut listrik (the taser biasa berbentuk tongkat) untuk melumpuhkan lelaki aneh yang identitasnya tak diungkap itu. "Itu adalah satu-satunya cara untuk melumpuhkan, tanpa harus melukainya," katanya.
Saat ini si lelaki bugil itu berhasil diringkus dan dibawa ke pusat evaluasi kesehatan mental untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
TALLAHASSEE, SELASA — Entah apa yang ada di pikiran lelaki berusia 40 tahun ini. Tapi yang pasti, gara-gara ulahnya ia terpaksa disetrum oleh seorang petugas polisi dengan alat kejut beraliran listrik karena tak mau menuruti perintah.
Apa pasalnya? David McCranie, seorang polisi di Tallahassee, AS, mengatakan, sekitar pukul 20.00 ia mendapati seorang lelaki berjalan bugil menuntun seekor anjing. "Tuhan menghendaki saya untuk nonton film Bruce Willis dan berjalan bersama dengan anjing," kata si lelaki, seperti diceritakan McCraine.
Akhirnya, karena merasa tak dapat menerima perintah dan makin tak terkendali, McCraine terpaksa menggunakan alat kejut listrik (the taser biasa berbentuk tongkat) untuk melumpuhkan lelaki aneh yang identitasnya tak diungkap itu. "Itu adalah satu-satunya cara untuk melumpuhkan, tanpa harus melukainya," katanya.
Saat ini si lelaki bugil itu berhasil diringkus dan dibawa ke pusat evaluasi kesehatan mental untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.





