Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Jakob Oetama, Orang Katolik yg Ber-KTP Islam
Moh Ramli
Senin, 14 September 2020 - 16:25 |555.79k
Jakob Oetama saat masih hidupnya. (FOTO: Kompas.com)
TIMESINDONESIA, JAKARTA Banyak cerita unik soal mendiangJakob Oetamasaat hidupnya bersama para kolega. Salah satunya diungkapkan Peneliti Senior di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Ahmad Najib Burhani.
Prof Najib menceritakan, suatu waktu ia pernah bersua dengan almarhum Jakob Oetama. Dalam rangka menulis Skripsi S1 tentang 'Relasi Kuasa antara Kompas & Gus Dur'.
Dalam kesempatan itu, Jakob Oetama menunjukkan KTP kepadanya dengan tulisan agama Jakob Oetama adalah Islam. Lantas Prof Najib pun dibuat terkejut akan soal itu. Diketahui, almarhum Jakob adalah seorang yg menganut agama Katolik.
"Pak Jakob menunjukkan kalau di KTP-nya, ia beragama Islam. Saya tentu terkejut mendengarnya informasi itu. Tapi saya yakin, bahwa hati Pak Jakob memang Muslim," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Senin (14/9/2020).
Lalu apakah memang benar Jakob adalah seorang mualaf & muslim? Kata Prof Najib hal itu cuma sekedar bukti diri saja. Dan ia tidak percaya bahwa almarhum Jakob Oetama adalah masuk Islam atau pernah mualaf.
"Selain Pak Jakob, saya ketemu beberapa non-Muslim yg di KTP nya ditulis Islam. Kadang mereka menyamakan saja agama & pendidikan semua orang. Saya kira (Pak JaKob Oetama) tidak (masuk Islam)," ujarnya.
Seperti yg diketahui, Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020) kemarin, di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Almarhum meninggal setelah berjuang melawan penyakit multiorgan selama dua pekan di rumah sakit.
Pendiri Kompas Gramedia,Jakob Oetamadimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Kamis (10/9/2020).
Hari ini 01:10
Moh Ramli
Senin, 14 September 2020 - 16:25 |555.79k
Jakob Oetama saat masih hidupnya. (FOTO: Kompas.com)
TIMESINDONESIA, JAKARTA Banyak cerita unik soal mendiangJakob Oetamasaat hidupnya bersama para kolega. Salah satunya diungkapkan Peneliti Senior di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Ahmad Najib Burhani.
Prof Najib menceritakan, suatu waktu ia pernah bersua dengan almarhum Jakob Oetama. Dalam rangka menulis Skripsi S1 tentang 'Relasi Kuasa antara Kompas & Gus Dur'.
Dalam kesempatan itu, Jakob Oetama menunjukkan KTP kepadanya dengan tulisan agama Jakob Oetama adalah Islam. Lantas Prof Najib pun dibuat terkejut akan soal itu. Diketahui, almarhum Jakob adalah seorang yg menganut agama Katolik.
"Pak Jakob menunjukkan kalau di KTP-nya, ia beragama Islam. Saya tentu terkejut mendengarnya informasi itu. Tapi saya yakin, bahwa hati Pak Jakob memang Muslim," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Senin (14/9/2020).
Lalu apakah memang benar Jakob adalah seorang mualaf & muslim? Kata Prof Najib hal itu cuma sekedar bukti diri saja. Dan ia tidak percaya bahwa almarhum Jakob Oetama adalah masuk Islam atau pernah mualaf.
"Selain Pak Jakob, saya ketemu beberapa non-Muslim yg di KTP nya ditulis Islam. Kadang mereka menyamakan saja agama & pendidikan semua orang. Saya kira (Pak JaKob Oetama) tidak (masuk Islam)," ujarnya.
Seperti yg diketahui, Jakob Oetama meninggal dunia pada Rabu (9/9/2020) kemarin, di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Almarhum meninggal setelah berjuang melawan penyakit multiorgan selama dua pekan di rumah sakit.
Pendiri Kompas Gramedia,Jakob Oetamadimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Kamis (10/9/2020).

Hari ini 01:10