Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Bagaimana Kamu Dapat Dilihat dari Adabmu
dok.pri
Bismillahirrahmanirrahiim
dok.pri
Bismillahirrahmanirrahiim
Orang hidup perlu ada aturan, supaya semua tertata dengan benar. Meski terkadang dalam norma-norma bermasyarakat tidak tertulis dengan jelas & gamblang, tetapi sebagai orang timur pasti tahu mana yg baik juga seperti apa yg buruk.
link.gbr
Islam adalah agama terlengkap & semua teratur, termasuk dalam bertamu. Rasulullah SAW sudah mengajarkan umatnya adab bertamudalam kehidupan sehari-hari. Adab tersebut sudah tertulis jelas dalam hadits-hadits, lalu diajarkan pada tiap generasi muslimin.
Berikut adab bertamu berdasar hadits Rasulullah SAW, itu artinya begitulah Rasulullah mengajarkannya kepada kita:
1. Tidak Berdiri Tepat di Depan Pintu
Seorang tamu hendaknya berdiri di sisi kanan pintu, bukan tepat di depannya. Mengapa demikian? Karena kalau pintu sudah dibuka oleh tuan rumah, maka tamu tidak dapat melihat seluruh isi rumah. Selain itu, tamu tidak akan dapat melihat hal-hal yg tidak dibenarkan untuk dilihat.
Quote:
Adab ini tertulis dalam hadits berikut:
Artinya: Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya & mengucapkan assalamu'alaikum... assalamu'alaikum..."
2. Salam & Ketuk Pintu
Adab ini tertulis dalam hadits berikut:
Artinya: Adalah Rasulullah SAW apabila mendatangi pintu suatu kaum, beliau tidak menghadapkan wajahnya di depan pintu, tetapi berada di sebelah kanan atau kirinya & mengucapkan assalamu'alaikum... assalamu'alaikum..."
2. Salam & Ketuk Pintu
Aturan selanjutnya yaitu ucapkanlah salam & ketuk pintu terlebih dahulu hingga maksimal tiga kali. Jika tidak ada jawaban maka pulanglah.
Mungkin tuan rumah sedang tidak ada di rumah atau sedang tidak harap diganggu. Jadi, kalau betul-betul tidak ada jawaban dari pemilik rumah, maka janganlah sekali-sekali memaksa harap masuk rumah.
Quote:
Adab bertamu mengucapkan salam sudah dijelaskan dalam QS An Nur ayat 27
Arab latin: Y ayyuhallana man l tadkhul buytan gaira buytikum att tasta`nis wa tusallim 'al ahlih, likum khairul lakum la'allakum taakkarn
Artinya: "Hai orang-orang yg beriman, janganlah anda memasuki rumah yg bukan rumahmu sebelum meminta izin & memberi salam kepada penghuninya. Yang begitu itu lebih baik bagimu, supaya anda (selalu) ingat."
Untuk adab mengetuk pintu, Rasulullah SAW mengingatkannya dalam hadits berikut
: :
Dari Abu Musa Al-Asy'ary RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Minta izin masuk rumah itu tiga kali, kalau diizinkan untuk anda (masuklah) & kalau tidak maka pulanglah!" (HR Bukhari & Muslim).
3. Jangan Masuk Hingga Dipersilahkan Lebih Dahulu
Adab bertamu mengucapkan salam sudah dijelaskan dalam QS An Nur ayat 27
Arab latin: Y ayyuhallana man l tadkhul buytan gaira buytikum att tasta`nis wa tusallim 'al ahlih, likum khairul lakum la'allakum taakkarn
Artinya: "Hai orang-orang yg beriman, janganlah anda memasuki rumah yg bukan rumahmu sebelum meminta izin & memberi salam kepada penghuninya. Yang begitu itu lebih baik bagimu, supaya anda (selalu) ingat."
Untuk adab mengetuk pintu, Rasulullah SAW mengingatkannya dalam hadits berikut
: :
Dari Abu Musa Al-Asy'ary RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Minta izin masuk rumah itu tiga kali, kalau diizinkan untuk anda (masuklah) & kalau tidak maka pulanglah!" (HR Bukhari & Muslim).
3. Jangan Masuk Hingga Dipersilahkan Lebih Dahulu
Jangan langsung duduk sebelum dipersilahkan, tunggulah dulu, bersabarlah menanti. Dengarkan kalimatnya, silahkan masukbukan silahkan duduk. Bukan juga untuk cek-cek yg lain.
Jadi setelah masuk tunggulah hingga dipersilahkan duduk. Jangan seenaknya nyelonong masuk tanpa seizin pemilik rumah.
Sering dijumpai tamu-tamu yg tidak memiliki adab, nyelonong masuk lalu melihat-lihat isi rumah, sedangkan pemilik rumah dalam kondisi tidak siap menerima tamu.
Padahal kita tahu bahwa rumah itu privasi, aurat bagi pemilik rumah. Belajarlah menghargai & menghormati privasi tuan rumah.
Seorang tamu muslim juga harus menunggu & bersabar hingga dipersilahkan untuk memakan hidangan. Meski ada hidangan tersaji di atas meja, tamu tidak memiliki hak hingga diizinkan untuk mencicipi atau menikmatinya.
4. Bersegeralah Pulang kalau Urusan Telah Usai
Apabila urusan sudah usai, hendaklah tamu segera pulang. Tamu tidak perlu tahu ada berapa kamar di kediaman tuan rumah. Karena itu bagian dari privasi.
Quote:
Dua adab terakhir dijelaskan dalam Qs An Nur ayat 28
Arab latin: Fa il lam tajid fh aadan fa l tadkhulh att yu`ana lakum wa ing qla lakumurji' farji' huwa azk lakum, wallhu bim ta'malna 'alm
Artinya: Jika anda tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah anda masuk sebelum anda mendapat izin. Dan kalau dikatakan kepadamu: "Kembali (saja)lah, maka hendaklah anda kembali. Itu bersih bagimu & Allah Maha Mengetahui apa yg anda kerjakan.
5. Jangan Datang Pada Waktu-waktu yg Dilarang
Dua adab terakhir dijelaskan dalam Qs An Nur ayat 28
Arab latin: Fa il lam tajid fh aadan fa l tadkhulh att yu`ana lakum wa ing qla lakumurji' farji' huwa azk lakum, wallhu bim ta'malna 'alm
Artinya: Jika anda tidak menemui seorangpun didalamnya, maka janganlah anda masuk sebelum anda mendapat izin. Dan kalau dikatakan kepadamu: "Kembali (saja)lah, maka hendaklah anda kembali. Itu bersih bagimu & Allah Maha Mengetahui apa yg anda kerjakan.
5. Jangan Datang Pada Waktu-waktu yg Dilarang
Ketahuilah 3 waktu yg dilarang dalam bertamu, yaitu sebelum subuh, sesudah dzuhur & setelah isya'.
Quote:
Hal ini berdasarkan firman Allah dalam surat An-Nuur ayat 58 :
[:]
Hai orang-orang yg beriman, hendaklah budak-budak (lelaki & wanita) yg anda miliki, & orang-orang yg belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada anda tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sholat subuh, ketika anda menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari & sesudah sholat Isya. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu & tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian anda (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. An-Nuur : 58).
Kemudian beliau menjelaskan:
Dan berkunjung pada tiga waktu ini tidak diragukan lagi akan mengeruhkan ketenangan pemilik rumah, mengganggu kenyamanan mereka juga akan menyebabkan mereka merasa terusik.
Hal ini berdasarkan firman Allah dalam surat An-Nuur ayat 58 :
[:]
Hai orang-orang yg beriman, hendaklah budak-budak (lelaki & wanita) yg anda miliki, & orang-orang yg belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada anda tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sholat subuh, ketika anda menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari & sesudah sholat Isya. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu & tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian anda (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. An-Nuur : 58).
Kemudian beliau menjelaskan:
Dan berkunjung pada tiga waktu ini tidak diragukan lagi akan mengeruhkan ketenangan pemilik rumah, mengganggu kenyamanan mereka juga akan menyebabkan mereka merasa terusik.
Itulah beberapa adab bertamu yg perlu diingat & diperhatikan. Meski hari ini musim-musim silaturrahim, berkunjung yg dapat mendatangkan pahala, tetapi jangan pernah melanggar adab-adab, sehingga mulanya amalan tersebut berpahala, justru menuai dosa.
Wassalamualaikum
Penulis : novellahikmihas
Narasi: ulasan pribadi
Penulis : novellahikmihas
Narasi: ulasan pribadi
Hari ini 14:48