Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
bismilah,
ane gak pinter pinter amat bikin thread, dari tahun 2014 ngaskus & mbuang sampah ( uneg - uneg ) di kaskus yg kebetulan banyak manusia nya yg dapat untuk di ajak berdiskusi melalui kolom komentar.
soal pengusaha & buruh yah, & pemerintah tentunya. soalnya kan gak jauh jauh, pemerintah juga asalnya dari rakyat yg punya ambisi , potensi , kemauan baja , & orang dalam , ups . .
beberapa bulan belakangan makin terlihat sih arah politik kita kemana, tetapi yah jangan khawatir , di thread ini gak ada sangkut pautnya sama politik. biarkan mereka yg pakar saja yg bahas politik.
jadi beberapa waktu yg lalu (lama) ane ada kerjaan yg berhubungan dengan kampus tertentu di kota akbar yg inisialnya L (gak saya sebut karna saya masih mau hidup
tapi anehnya dalam nota di sana tertulis : 60 menit .
dalam hati saya cuma dapat takjub dengan pegelolaan panitia pelaksana, sebab acara itu saya tau di biayai oleh negara. ketika saya tanya pada senior saya yg sudah agak lama berkecimpung di dunia seperti ini. dia bilang "yah bukan rahasia umum, dari zaman saya bujang memang sudah begitu" .
di situ , saya langsung mengingat dulu orang yg jadi atasan di acara itu tidak becus ngapa - ngapain. pantesan agendanya jadi kacau seperti ini . bukan asal prasangka buruk, tetapi hampir 4 tahun saya kenal dia , orang itu jadi dekan, & saya tau persis pribadi orang itu. lagi & lagi, karna ada orang dalam makanya dia dapat jadi pimpinan di situ. & yg perlu di garis bawahi , INI INSTANSI NEGRI ,JADI YANG DIA MAKAN SETIAP HARI DARI GAJINYA ITU DUIT RAKYAT !
tapi di sini ane gak mau menghujat tanpa memberikan solusi , atau minimal jalan keluar lah dari PR akbar bangsa kita .
jadi pertanyaan besarnya ; gimana caranya supaya negara kita dapat bersih dari orang - orang semacam itu, atau minimal dari orang ketertinggalan kita dari bangsa - bangsa lain. saya dapat memastikan tidak mungkin 0% kemingkinan untuk saat ini. tetapi saya punya opsi di akhir dengan skor 20%
Quote:
1. siapapun pegawai pemerintahan atau (mungkin) pemerintahan saat ini adalah orang dalam dari pemerintahan itu sendiri yg membawa misi & tujuan tertentu. anggaplah uang ( saya sederhanakan biar sodara kecebong & kampret tidak perang di thread ini )
yang pasti ! para pegawai pemerintahan itu sendiri kebanyakan kopong , & tidak berisi . ambisinya cuman satu , tunggu gajian & uang tunjangan, atau naik jabatan biar dapat menciptakan pembangunan pembangunan yg pastinya; lelang proyek & kongkalikong sama pemborong.
tapi sudahlah, biarkan . anggap rakyat sodakoh sama mereka. toh itu gak terlalu berpengaruh signifikan untuk percepatan pembagunan . yg perlu kita fokuskan adalah kemajuan ekonomi negara, kalo ekonomi negara sudah maju jumlah uang yg di korupsi sudah cukup tidak mengurangi kualitas bangunan proyek.
Quote:
2. masalah sumber daya
sebenernya yg nomer 2 ini berkaitan dengan yg nomer 1 . jadi dulu negara kita pernah di jajah sama jepang , tujuan jepang menjajah kita adalah karna jepang harap jadi negara industri. menguatkan sektor eknomi & menciptakan penghasilan untuk membiayai perang .
nah yg jadi masalah adalah, sumber daya manusia di indonesia terbatas. kita terlalu jadi bangsa yg konsumtif & sulit sekali untuk maju jadi negara yg berdikari secara kebutuhan. manusia di indonesia itu terlalu naif, & susah buat di ajak maju.
anggaplah seperti ini, kita menciptakan kendaraan atau smartphone , lalu ramai - ramai untuk membeli dalam rangka bela negara. hasil keuntungan itu kita pakai buat riset produk (negara anti biayai riset) . tetapi masalahnya manusia kita terlalu naif & lebih suka hidup dengan ketertinggalan, yg jadi pangsa pasar untuk mereka , pemilik produk yg sudah duduk tenang sambil kipas - kipas duit.
Quote:
3. masalah buruh/pegawai
pegawai indonesia itu terlalu miskin perkembangan & motifasi untuk maju. pernah ane ngomong sama kawan yg sudah habis - hadapatn kerja sama orang dengan gaji yg sering di undur. dia mengeluh masalah rumah tangga yg sumbernya dari gaji yg sering telat. lalu ane menawarkan ikut kerja sama seorang teman yg punya usaha tambak, gajinya sama, & bahkan lebih akbar kalo dapat merawat ikan. tetapi konsekuensinya harus merantau dari kampung, & bonusnya kalau sudah mahir , tinggal sewa kolam & ngurus ikan sendiri , & jadi bos di usaha sendiri . tetapi dengan santainya dia bilang, " iya kalo untung , tetapi kalo rugi "
dan bukan dia seorang, pasti mayoritas orang indonesia kalo di suruh usaha sendiri pasti banyak hah hih huh , bagi mereka lebih enak jadi PNS , gajian setiap tanggal 1 , peduli setan sama masa depan, asal dapat beli rumah , kredit mobilio , pensiun , makan uang pensiun sambil nunggu mati . !
dan tentunya semua masalah dari pegawai pemerintahan yg gak becus, negara yg tidak jelas arahnya, & kualitas masyarakat indonesianya yg tidak ada asa untuk maju . rasanya halu sekali untuk berharap masa depan yg seperti negara eropa itu , & titik masalahnya dari semua itu adalah satu kata
masyarakat !
Kemarin 23:31