• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Jadi Lagu Top Hits Mendadak

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. byakuya
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

byakuya

IndoForum Activist C
No. Urut
46894
Sejak
25 Jun 2008
Pesan
14.460
Nilai reaksi
288
Poin
83
Bukan pengamen jalanan jika tidak kreatif mengutak-atik lagu. Dengan sedikit mengubah syair lagu Sri Minggat milik Sony Joss, para pengamen bus kota di Jombang pun menyindir rencana kepergian Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menghamba kepada bunk Dunia.

Hebatnya, lagu 'Bu Sri Minggat' tersebut menjadi top hits di bus antar kota sejak tiga hari terakhir ini.

"Ndang minggato Sri, ndang minggatoooo.., ndang minggato dadi buruh nang bunk Dunia. Ndang minggato Sri, ndang minggatoooo, ndang minggato nggowo mlayu duwik Century. (Cepat pergi Sri, cepat pergi, cepat pergi jadi buruh di bunk Dunia, cepat pergi Sri, cepat pergi bawa lari uang century)", demikian lagu sindiran yang menjadi top hits di bus antar kota di Jombang.

Mashudi, salah satu pengamen di terminal Kepuh sari Jombang mengatakan, lagu sindiran itu didendangkan oleh para pengamen sejak tiga hari terakhir ini. "Ya sebagai spontanitas saja atas gonjang-ganjing Sri Mulyani. Apalagi masalah ini sedang ramai jadi perdebatan," kata Mashudi usai turun dari bus kota, Sabtu (8/5).

Pengamen berambut gondrong ini menambahkan, lagu sindiran ala terminal itu ia aransir secara keroyokan saat senggang. Hal itu sebagai bentuk kritik dari kaum jalanan untuk bangsa ini. Ia mencontohkan, jika mahasiswa menyampaikan kritik dengan demonstrasi, wartawan dengan cara menulis di media massa, anggota dewan dengan cara bentuk pansus.

"Kalau kami dengan cara bernyanyi. Inilah cara kami mengkritik negara," tambahnya sembari tertawa.

Walhasil, lagu made in terminal itu mendapat respon cukup bagus dari penumpang. Kata Mashudi, sering sekali senyum penumpang langsung mengembang ketika mendengar lagu bu Sri tersebut.

"Jika penumpang merasa terhibur maka recehan yang mampir di kantung kami juga lumayan," pungkas Mashudi sembari menenteng gitar usangnya.

Bukan kali ini saja Sri Mulyani diejek. Di dunia maya beredar sebuah poster film Menculik Miyabi yang diplesetin.

Di poster asli, ada aktris porno asal Jepang Maria 'Miyabi' Ozawa. Mengenakan pakaian sack dress dengan bagian dada terbuka, Miyabi berpose lumayan menantang.

Tetapi kalau di poster Menculik Miyabi yang sudah direkayasa, gambar bagian kepala Miyabi sudah diganti dengan wajah Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ada yang berbeda dengan Sri Mulyani di poster yang sudah di-photoshop tersebut. Eks Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan itu berambut panjang sebahu.

Selain muka Miyabi diubah dengan wajah Sri Mulyani, tulisan Menculik Miyabi diganti dengan Menculik Mulyani. Kata "Mulyani" ditulis dengan model kata yang agak kaku.

Selain itu, tidak ada lagi yang berubah dari poster asli Menculik Miyabi. Warna dasar poster tetap sama berwarna biru. Para pemeran film yang berada di samping Miyabi juga tidak ada yang diutak-atik. [
 
ck ck ck...... 8->

itulah salah satu ke-kreatifan bangsa ini dalam menggubah lagu...... 8->
 
Udah ga ada yg beres emang, yg mau di sindir aja udah kebal...
nyindir doang tapi ga bisa apa2 kita...
 
bagus juga..

menjual / menjelekan orang lain untuk mencari nafkah..
benar2 perbuatan terpuji ;))
 
Orang yg d jelek2in nya jg mo pergi kan ...,
mencari nafkah dengan cara gtu asal yg dengernya jg suka y sah2 aja lah ,. itung2 kritikan politik jg tuh bwt pemerintah .., toh negara ini dah demokrasi ini,.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.