• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Istri Muda Djoko Susilo Dikenal Tidak Pelit

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
R9EYV.jpg

SOLO - Rumah mantan Kepala Korlantas Polri, Irjen Djoko Susilo, di Jalan Samratulangi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, jadi tontonan warga. Pasalnya rumah mewah tersebut kini disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul kasus dugaan korupsi yang tengah dihadapi jendral berbintang dua itu.

Berdasarkan pantauan, pintu rumah dan pagar tertutup rapat, serta tidak terlihat adanya aktivitas. Pada deretan kursi panjang yang terdapat di teras, terlihat sebuah jaket berwarna merah. Tidak diketahui jaket tersebut milik siapa, sedangkan lampu di rumah bercat kuning keemasan itu dibiarkan menyala.

Menurut penarik becak yang biasa mangkal di depan rumah itu, sebelum disita oleh KPK, tiap tiga hari sekali Dipa Anindita, yang belakangan diketahui sebagai istri Djoko, selalu berkunjung.

"Ibu Dipa selalu pulang ke rumah malam hari sekira pukul 22.00 WIB tidak pernah siang. Tiga hari sekali sudah pasti Ibu Dipa pulang ke sini," ujar Rahmad, seorang penarik becak langganan keluarga Djoko, di lokasi, Kamis (14/2/2013).

Tiap berkunjung, Dipa menggunakan mobil Mercedes Benz berwarna putih tanpa disertai sopir. Meski sebagai tukang becak langganan, Dipa tidak pernah menumpangi becaknya, apalagi bertatap muka secara langsung dengan mantan Putri Solo tersebut. Rahmad hanya diminta membeli air mineral dan tabung gas dengan imbalan Rp10 ribu.

"Setiap dimintai tolong membeli air minum mineral atau membeli tabung gas, saya selalunya dibayar Rp10 ribu. Padahal jaraknya hanya sekira 100 meter dari rumah," ujar Rahmad.

Sosok Dipa sebagai majikan yang tidak pelit, dipertegas dengan besarnya gaji dua pembantunya. Menurut Rahmad, pembantu di rumah tersebut betah bekerja lantaran gajinya mencapai Rp2,5 juta per bulan.

"Murni gaji mereka Rp2,5 juta. Tapi sejak dua bulan terakhir ini, kedua pembantunya yang asli Klaten belum digaji sama sekali. Mereka akhirnya pulang, setelah rumah ini disegel," pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.