• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Istana Meralat soal Siregar dan Pohan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Closed
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Closed

IndoForum Newbie A
No. Urut
110753
Sejak
11 Des 2010
Pesan
296
Nilai reaksi
3
Poin
18
1149561620X310.JPG


Setelah ramai diberitakan, pihak Istana meralat informasi bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono mendapat marga Siregar dan Pohan.

Dikatakan juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, Presiden hanya mendapat gelar Patuan Sorimulia, sementara Ibu Ani mendapat gelar Naduma Harungguan Hasayangan.

"Sehubungan dengan adanya pemberitaan yang mengutip sumber dari panitia melalui Biro Pers Istana tentang pemberian gelar kehormatan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono yang mendapatkan tambahan nama Siregar dan Pohan, dengan ini diklarifikasi, Presiden SBY menerima gelar Patuan Sorimulia Raja, dan Ibu Negara menerima gelar Naduma Harungguan Hasayangan. Gelar tersebut tanpa disertai nama marga di Sumatera Utara. Mohon agar pernyataan ini dapat meluruskan pemberitaan sebelumnya," terang Julian melalui pesan singkat.

Informasi resmi Presiden dan Ibu Negara mendapat marga Siregar dan Pohan diperoleh wartawan dari Biro Pers dan Media Istana, Selasa (18/1/2011), ketika keduanya meresmikan Museum Batak di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara. Kedua gelar tersebut diberikan oleh Lembaga Adat Batak Angkola.

Dikatakan, Patuan Sorimulia Raja merupakan gelar kehormatan tertinggi Batak Mandailing yang juga berarti "Paduka Tuan". Sementara itu, Naduma Harungguan Hasayangan merupakan gelar kehormatan untuk istri atau permaisuri.

Prosesi pemberian gelar tersebut diawali pemberian pakaian adat dan perlengkapannya kepada Presiden dan Ibu Negara oleh enam subetnis Batak. Keenam subetnis itu adalah Toba, Karo, Simalungun, Mandailing, Pakpak Dairi, dan Angkola.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.