Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Jakarta - porosnusantara.co.id
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh sudah dibunuh di ibukota Iran, Teheran. Hamas, kelompok yg menguasai Gaza menciptakan pernyataan menyalahkan Israel atas kematiannya.
Haniyeh & salah satu pengawalnya terbunuh setelah gedung tempat mereka menginap diserang. Menurut Hamas, Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada hari Selasa (30/7/2024).
Gerakan Perlawanan Islam Hamas berduka cita untuk rakyat Palestina, untuk bangsa Arab & Islam & untuk semua orang yg merdeka di dunia. Saudara, pemimpin, martir, Mujahid Ismail Haniyeh, kepala gerakan, yg terbunuh dalam serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran, mengatakan Hamas.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga mengumumkan kematian Haniyeh.
Dini hari tadi, kediaman Ismail Haniyeh di Teheran diserang, yg mengakibatkan dia & salah satu pengawalnya syahid. Penyebabnya sedang diselidiki & akan segera diumumkan, mengatakan IRGC dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut tidak memberikan rincian tentang bagaimana Haniyeh terbunuh & IRGC mengatakan bahwa serangan itu sedang diselidiki.
Israel tetap bungkam mengenai kematian Haniyeh, dengan media di sana melaporkan bahwa kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sudah memerintahkan para menteri kabinet untuk tidak berkomentar. Namun, Menteri Warisan sayap kanan Amihai Elihayu, merayakan kematian pemimpin Hamas tersebut di platform media sosial X.
Pembunuhan itu menciptakan dunia sedikit lebih baik, tulisnya dalam bahasa Ibrani.
Israel melancarkan perang di Gaza, berjanji untuk menghabisi Hamas & membunuh para pemimpinnya setelah kelompok tersebut menyerang Israel pada tanggal 7 Oktober, menewaskan 1.200 orang & menawan lebih dari 200 orang lainnya.
Sedikitnya 39.400 warga Palestina sudah terbunuh dalam perang Israel, dengan 90.996 orang terluka.
Haniyeh meninggalkan Jalur Gaza pada tahun 2019 & tinggal di Qatar. Pemimpin tertinggi Hamas di Gaza adalah Yahya Sinwar.
Banyak pihak yg khawatir bahwa pembunuhan Haniyeh dapat menyebabkan eskalasi konflik yg lebih jauh.
Ketegangan sudah tinggi setelah Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan seorang komandan senior Hizbullah dalam sebuah serangan presisi di Beirut pada hari Selasa.
Ini adalah eskalasi yg sangat akbar - apa yg terjadi kemarin di Lebanon, apa yg terjadi hari ini di Teheran. Ini adalah eskalasi yg dilakukan oleh (Israel) & akan memiliki konsekuensi yg signifikan, ujar Sami al-Arian, direktur Pusat Islam & Urusan Global di Istanbul Zaim University, kepada Al Jazeera.