• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

ISIS, kemana mereka sekarang?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
ISIS, kemana mereka sekarang?

Apa Itu ISIS?

ISIS yg merupakan kepanjangan dari Islamic State Of Iraq and Syria jadi topik panas beberapa tahun yg lalu. Entah dari segi kemanusiaan, atau dari segi militer, ISIS menarik perhatian dari seantero dunia. Namun, seiringnya waktu, ISIS semakin pudar dari media massa. Apa yg terjadi dengan mereka?

Untuk yg lupa atau tidak tahu ISIS itu apa. ISIS merupakan sebuah organisasi yg dimana ideologi nomor satunya bertujuan untuk mengajak umat muslim dunia mengerjakan jihad. Kemunculan ISIS tak lepas dari peristiwa 9/11. Akibat dari 9/11, Amerika Serikat serta sekutunya jadi lebih galak kepada dunia muslim. Hal ini mengakibatkan adanya gelombang kebencian kepada Amerika Serikat oleh kaum muslim, khususnya bagi mereka yg ada di Timur Tengah.

Gelombang kebencian ini berangsur-angsur jadi sebuah modal utama untuk mengerjakan jihad. Bibit-bibit jihad tadi tumbuh subur di daerah yg dulunya bekas daerah yg diserang Amerika Serikat serta sekutunya. Mereka yg memiliki paham jihad merasa bahwa daerah tempat tinggalnya semakin luntur keislamannya. Mereka merasa bahwa pemerintah daerah tempat mereka tinggal merupakan boneka politik Amerika Serikat. Mereka merasa bahwa sesuatu harus berubah.

Mereka yg mengharapkan perubahan mengerjakan cara dengan jalan demonstrasi massal mengakibatkan peristiwa "Arab Spring." Namun, ada yg merasa bahwa demonstrasi massal tidak cukup untuk membawa perubahan. Mereka merasa bahwa perubahan dapat terjadi dengan perlawanan senjata.

Faktor-faktor diatas jadi modal utama dalam kelahiran ISIS. Rakyat yg mengharapkan perubahan dapat dieksploitasi pemikirannya. ISIS hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membawa perubahan lewat jalan berjihad.

Mereka menjanjikan pendidikan setelah menguasai Baghdad, mereka menjanjikan kejayaan umat islam setelah satu dunia tunduk dibawah bendera ISIS, mereka menjanjikan berbagai hal asalkan harus bergabung dibawah ISIS.

ISIS berdiri dengan Abu Bakar Al-Baghdadi sebagai pemimpin yg paling populer. ISIS memiliki tujuan untuk mendirikan Kekhilafahan di daerah Suriah & Irak. ISIS dapat dipautkan dengan Al-Qaeda, karena keduanya memiliki ideologi yg persis. Hanya saja ISIS lebih radikal.

Masa Kejayaan, & Masa Kemunduran ISIS
ISIS, kemana mereka sekarang?


Bagaimana ISIS dapat tumbuh subur? Seperti yg anda tahu, daerah Maghrib Afrika & Timur Tengah sangatlah tidak stabil. Ditambah dengan maraknya aksi demo, revolusi, & pemberontakan senjata menciptakan banyaknya aspek sosial yg dapat dieksploitasi. Seperti contoh, di Suriah terjadi pemberontakan untuk melawan Rezim Bashar. Pihak ISIS dengan mudahnya menyebarkan bibit ideologi ISIS kepada pemuda-pemuda Suriah yg pada saat itu sangat mudah dieksploitasi akibat perang saudara. Contoh lainnya pada saat Rezim Saddam runtuh, Irak hancur lebur. Nihilnya kekuatan pemerintah, & militer Irak setelah pencaplokan mengakibatkan munculnya berbagai gerakan bersenjata. Gerakan bersenjata ini sangat mudah untuk dieksploitasi. ISIS mengambil kesempatan di Irak dengan mengeksploitasi gerakan-gerakan bersenjata tersebut untuk bergabung dibawah ISIS. Dengan ini, ISIS tumbuh subur di Irak, & Suriah karena faktor-faktor tadi.

Tentunya, ISIS bergerak cepat diwilayah-wilayah yg berhasil dipengaruhinya. Dengan cepat, ISIS berhasil menguasai beberapa wilayah Irak & Suriah. ISIS menguasai Mosul, Fallujah, Raqqah, serta kota-kota penting lainnya. Dari sini, tumbuh sebuah keharapan untuk berkembang keluar Timur Tengah.

Media internet mencapai masa kejayaan di tahun 2010-an. Video, gambar, berita, & lain sebagainya dapat diakses dengan mudah. Ini dimanfaatkan oleh ISIS untuk menyebarkan propagandanya. Dengan wilayah yg akbar di Timur Tengah, serta keharapan untuk mengembalikan Kejayaan Islam. ISIS berhasil meraup ribuan orang dari berbagai dunia untuk bergabung dengan jihad. Bosnia, Mesir, Afghanistan, Rusia, Indonesia, Malaysia. Banyak nasionalitas yg rela membawa keluarga & hartanya ke tanah asing untuk berjihad. Pada 29 Juni 2014, Abu Bakar Al Baghdadi menyatakan ISIS sebagai Kekhilafahan, & dirinya sebagai Khalifah.

Dunia jadi khawatir akan keberadaan ISIS. Oleh karena itu, Amerika Serikat beserta sekutunya membentuk koalisi untuk melawan ISIS.

ISIS merespon hal ini dengan melancarkan aksi terorisme di negara-negara lain. Serangan ISIS di Paris mengakibatkan 130 terbunuh, & 300 luka-luka. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan kekuatan ISIS, & juga mengintimidasi negara-negara lain untuk tidak melawan ISIS.

Koalisi Amerika Serikat membalas dengan melancarkan 8000 serangan udara di wilayah kekuasaan ISIS.

Kemudian Irak dengan militer barunya berhasil menguasai satu persatu daerah yg dulunya dikontrol ISIS. Militan Kurdi yg dibantu oleh Amerika Serikat juga mulai memukul mundur ISIS dari wilayah Suriah, namun harus dihentikan karena Turki menyerang wilayah Kurdi. Sejak Desember 2017, ISIS kehilangan 95% wilayahnya, termasuk kota-kota penting seperti Mosul & Rakkah. Dari sini, ISIS mulai mundur secara perlahan-lahan.

Namun, ISIS tidak berhenti begitu saja. Aksi terorisme kerap terjadi di negara seluruh dunia. Propaganda ISIS yg tersebar luas mengakibatkan munculnya organisasi seperti ISIS di Afrika & Asia Tenggara.

Pada 2019, Pasukan Demokratik Suriah berhasil menguasai Barghouz, pertahanan terakhir ISIS. Kemudian pada Oktober 19, 2019 Baghdadi sudah terbunuh dalam sebuah penyerbuan. Hal ini dianggap sebagai kekalahan absolut ISIS.

Namun pada 2020, ISIS kembali bertarung dengan membawa strategi baru. ISIS lebih menargetkan figur-figur penting, daripada mengerjakan perang terbuka.

2021 ISIS kembali lagi, namun lebih pasif dari tahun sebelumnya. ISIS juga sudah move on dari kematian Al-Baghdadi. Penyerangan ISIS di Irak saat 2021 juga menurun. Pada 2020, sebanyak 207 korban jiwa tewas per bulan. Namun pada 2021, angka tersebut turun jadi 149 Korban jiwa per bulan.

Kemudian tahun 2022 pemimpin ISIS yg baru, Abu Ibrahim Al Hasyimi Al Qurasyi meledakkan bom bunuh diri yg menewaskan dirinya, & anggota keluarganya. Pakar militer barat juga mengatakan bahwa ISIS sedang gencar-gencarnya mempengaruhi anak-anak, yg nantinya akan menyebabkan gelombang militan ISIS yg baru.

Apa yg akan dilakukan ISIS saat 2023 masih abu-abu. Namun asa ISIS di Timur Tengah semakin lama semakin pudar. Ini menyebabkan mereka untuk mencari tempat lain untuk menyebarkan ideologinya.

Namun apakah benar ISIS benar-benar mati?
ISIS, kemana mereka sekarang?


Tentu tidak. Paham ISIS sudah tersebar luas hingga seantero dunia. Paham ISIS menemukan tempat tinggal yg baru, yaitu di Afrika. Disana, paham ISIS menciptakan organisasi baru bernama Boko Haram.

Boko Haram lahir di daerah yg miskin. Dikarenakan disana tidak ada supervisi dari pemerintah, serta anarki kerap terjadi. Boko Haram tumbuh subur di desa-desa terpencil Afrika. Boko Haram menjanjikan air, makanan, & tempat tinggal. Tentunya dengan balasan berupa kekuatan manusia. Dengan menjalankan skema seperti ini, Boko Haram tumbuh dengan cepat. Ditambah dengan banyaknya daerah Afrika yg susah diakses, Boko Haram lebih susah untuk dibasmi. Boko Haram tumbuh di Chad, Mali, Nigeria, Niger, & negara-negara lainnya pada rumpun "Sub Sahara".

Paham ISIS juga mencoba untuk menempati daerah Asia Tenggara, seperti Filipina, Malaysia & Indonesia namun gagal. Hal ini disebabkan karena Ideologi ISIS kalah dengan Ideologi Al-Qaeda yg sudah dulu sudah berada di wilayah tersebut.

Lalu Apa Kesimpulannya?

ISIS, kemana mereka sekarang?


Boleh dibilang ISIS sedang menunggu tanggal mainnya saja. Sudah ribuan orang mereka radikalisasi, & masih banyak daerah di seluruh dunia yg dapat mereka pengaruhi. 2023 mungkin jadi kesempatan emas ISIS untuk kembali. Mungkin sebagai organisasi baru, atau sebagai cabang baru layaknya Boko Haram. Kita tidak akan pernah tahu, namun kita harus berani mempersiapkannya.

Indonesia sangatlah cocok bagi ISIS untuk menyebarkan pahamnya. Sebagai rakyat Indonesia, kita harus menanggulangi hal tersebut dengan mempelajari ideologi Pancasila. Selain itu, kita harus lebih toleran kepada sesama. Kita juga harus melaporkan pihak kepolisian kalau melihat, atau mengenali seseorang yg lagaknya seperti teroris. Bisa jadi tetangga kita yg pendiam ternyata seseorang yg sedang meradikalisasi pemuda sekitar dengan paham sesat.

Semoga thread ini jadi pembelajaran bagi kita semua. Terima kasih atas perhatiannya, semoga kita berjumpa lagi.

CIAO!



Hari ini 11:10
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.