Adrian_Libels
IndoForum Banned
- No. Urut
- 6880
- Sejak
- 17 Sep 2006
- Pesan
- 491
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 16
Seorang dokter baru tiba di desa IF. Dia dapat menyembuhkan
berbagai penyakit. Semua orang di desa itu takjub, kecuali Pak
Wahyu.
Suatu hari Pak Wahyu mengunjungi dokter tersebut untuk membuat
dokter itu menjadi dokter yang tidak istimewa lagi.
"Pak dokter, saya kehilangan indera perasa saya. Saya tidak bisa
merasakan apapun, jadi apa yang bisa Anda lakukan?" tantang Pak
Wahyu.
Dokter itu menggelengkan sedikit kepalanya lalu mengerutkan kening
lalu berkata kepada Pak Wahyu, "Anda hanya membutuhkan botol no. 27
ini!"
Botol bernomor 27 itu dikeluarkan dokter dari lemari obatnya dan dia
minta kepada Pak Wahyu untuk meminumnya. Pak Wahyu meminum obat
itu dan dalam hitungan detik Pak Wahyu memuntahkannya, "Huuuhh
rasanya seperti Air comberan..!" teriak Pak Wahyu.
"Heiii ... sakit Anda sudah sembuh, Pak. Obat itu bisa mengembalikan
indera perasa Anda," kata dokter tersebut. Dan Pak Wahyu pun pulang
dengan jengkel.
Satu bulan kemudian pak Wahyu datang lagi ke dokter tersebut, dengan
maksud jelek yang sama dengan dulu dengan keluhan yang berbeda,
"Dok, saya tidak bisa ingat apapun!"
Dokter terdiam agak lama, dan mengerutkan kening sekerut-kerutnya
sambil bergumam sendiri. Pak Wahyu bersorak dalam hatinya, "Kali ini
dokter itu pasti kebingungan dan tidak bisa kasih obat yang manjur."
Tiba-tiba dokter itu berkata, ""Anda hanya membutuhkan botol no. 27
ini, karena ....."
Sebelum dokter itu menyelesaikan kalimatnya, Pak Wahyu sudah kabur
terbirit-birit!
berbagai penyakit. Semua orang di desa itu takjub, kecuali Pak
Wahyu.
Suatu hari Pak Wahyu mengunjungi dokter tersebut untuk membuat
dokter itu menjadi dokter yang tidak istimewa lagi.
"Pak dokter, saya kehilangan indera perasa saya. Saya tidak bisa
merasakan apapun, jadi apa yang bisa Anda lakukan?" tantang Pak
Wahyu.
Dokter itu menggelengkan sedikit kepalanya lalu mengerutkan kening
lalu berkata kepada Pak Wahyu, "Anda hanya membutuhkan botol no. 27
ini!"
Botol bernomor 27 itu dikeluarkan dokter dari lemari obatnya dan dia
minta kepada Pak Wahyu untuk meminumnya. Pak Wahyu meminum obat
itu dan dalam hitungan detik Pak Wahyu memuntahkannya, "Huuuhh
rasanya seperti Air comberan..!" teriak Pak Wahyu.
"Heiii ... sakit Anda sudah sembuh, Pak. Obat itu bisa mengembalikan
indera perasa Anda," kata dokter tersebut. Dan Pak Wahyu pun pulang
dengan jengkel.
Satu bulan kemudian pak Wahyu datang lagi ke dokter tersebut, dengan
maksud jelek yang sama dengan dulu dengan keluhan yang berbeda,
"Dok, saya tidak bisa ingat apapun!"
Dokter terdiam agak lama, dan mengerutkan kening sekerut-kerutnya
sambil bergumam sendiri. Pak Wahyu bersorak dalam hatinya, "Kali ini
dokter itu pasti kebingungan dan tidak bisa kasih obat yang manjur."
Tiba-tiba dokter itu berkata, ""Anda hanya membutuhkan botol no. 27
ini, karena ....."
Sebelum dokter itu menyelesaikan kalimatnya, Pak Wahyu sudah kabur
terbirit-birit!

