• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Irene Garza lahir pada tahun 1934 di McAllen, Texas, Amerika. Dia diketahui sebagai wanita yg ramah & penuh kasih sayang serta elegan. Irene adalah seorang wanita muda yg tidak keberatan mengerjakan apa pun untuk orang yg disayanginya. Dia adalah orang perdana di keluarganya yg sanggup kuliah & lulus sekolah. Pada saat itulah dia dinobatkan sebagai Ratu Kecantikan Homecoming & diberi julukan Mis South Texas Sweetheart. Irene mempesona semua orang dengan kecantikannya yg manis & menawan.

Misteri Sepasang Anak Bermata Hitam

Setelah menamatkan pendidikannya, Irene memutuskan untuk jadi guru & memberikan segala ilmunya untuk murid-muridnya. Sampai-hingga dia rela menghabiskan uangnya sendiri untuk membelikan muridnya perlengkapan sekolah. Gereja juga merupakan bagian akbar dari kehidupan Irene. Dia adalah seorang katolik yg sangat taat. Setiap hari Sabtu dia sering menghadiri pengakuan dosa di gereja. Sedangkan pada hari Minggu dia rutin menghadiri misa gereja.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Pada 16 April 1960 di akhir pekan seremoni paskah. Setiap hari Sabtu, seperti biasa Irene memberi tahu keluarganya bahwa dia akan menghadiri pengakuan dosa & akan kembali setelah itu. Dia memakai mobil keluarga & dia pergi ke gereja seperti biasanya. Tetapi hingga malam tiba, keluarga Irene jadi sangat khawatir. Wanita yg berusia 25 tahun itu belum kembali dari gereja. Jadi para kerabatnya memutuskan untuk mulai mencarinya.

12 Hal Tentang Kehidupan India Kuno​

Pada hari berikutnya mereka menemukan mobil Irene terparkir di sekitar gereja. Banyak jamaah gereja yg sudah melihat Irene memasuki gereja tetapi sayangnya tidak satupun dari mereka yg pernah melihatnya dia keluar. Dua hari sudah berlalu sejak penemuan mobil itu & tidak ada petunjuk lain yg muncul menandakan keberadaan Irene. Saat itulah orang yg dekat dengannya menemukan salah satu sepatu hak tingginya di pinggir jalan. Keesokan harinya dompetnya ditemukan di tempat yg lebih jauh di sepanjang jalan yg sama bersama dengan bagian dari kerudung renda berwarna putih.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Penemuan itu sangat membingungkan seolah-olah ada seseorang yg sudah mengambil barang-barang itu dengan paksa. Sheriff Kota dengan cepat mengumumkan pencarian besar-besaran. Setelah lima hari pencarian intensif dilakukan, akhirnya di sebuah saluran air mereka menemukan tubuh Irene yg sudah tak bernyawa. Dari tanda-tanda yg ditemukan di tubuhnya, Irene sudah dipukuli, dicekik & dilecehkan. Tubuhnya tetap berpakaian meskipun beberapa bagian sudah dirusak. Polisi menemukan jejak kaki di dekat saluran tersebut tetapi tidak pernah dapat memverifikasi milik siapa jejak itu. Otopsi mengungkapkan bahwa kematian Irene disebabkan oleh trauma benda tumpul.

Keluarga Herold & Tragedi Serangan Simpanse​

Seminggu kemudian kepolisian memutuskan untuk mengeringkan kanal. Mereka menemukan sesuatu yg sangat mengejutkan. Sebuah proyektor kecil, para penyelidik mulai bertanya-tanya apakah benda ini yg dipakai untuk membunuh Irene & milik siapa proyektor itu? Jadi polisi mengumumkan penemuan itu. Untuk mengidentifikasi siapa pemiliknya, maka tersebutlah sebuah nama, John Feit yg kemudian jadi pusat penyelidikan.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

John Bernard Feit adalah seorang pendeta berusia 27 tahun yg memberikan pelayanan di gereja. Dialah yg menulis surat kepada petugas polisi di mana dia mengaku sebagai pemilik proyektor itu. Namun, dia tidak tahu bagaimana perangkat itu hingga dapat berada di dasar kanal. Dalam penyelidikan awal, polisi sempat menanyai sekitar 500 orang. Namun, John Feit tetap jadi tersangka utama karena dia adalah pemilik perangkat itu. Petugas menanyai para pendeta & menceritakan semua hasil penyelidikannya.

Arung Jeram Sungai, Mimpi Buruk di Dreamworld Park​

John Feit mengungkapkan serangkaian versi jawaban yg berbeda & dia akhirnya mengakui bahwa dia sudah memberikan layanin pengakuan dosa di luar gereja. Sebuah fakta yg tidak biasa bagi para penyelidik karena biasanya pengakuan dosa dibuat di dalam gereja. Setelah melayani pengakuan Irene, Feit mengaku pulang & beristirahat di rumahnya. Dari pengakuannya itu, petugas menyimpulkan bahwa Feit adalah salah satu orang terakhir yg melihat Irene hidup.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Kemudian pendeta Joseph O'Brien menghubungi polisi setelah dia mengaku sudah melihat luka goresan di salah satu tangan & kaki pendeta Feit. Penyelidik kemudian memanggil Feit kembali untuk memeriksa luka-lukanya tetapi pendeta itu mengklaim bahwa dia sudah terluka ketika memanjat di luar kediamannya karena dia tidak diberikan kunci pintu depan tetapi para detektif benar-benar curiga dengan kata-katanya bahkan tingkahnya menunjukkan keanehan.

Juan Ponce de Len Dan Pencarian Mata Air Awet Muda​

Tiga pekan sebelumnya sudah terjadi serangan pada seorang wanita berusia 20 tahun di Edinburgh. Saat itu korban yg berada di dalam gereja mengatakan dia sudah melihat seorang pria di dalam mobil biru menatapnya dari luar. Pria itu kemudian memasuki gereja, menyerangnya & mencoba menutupi wajahnya dengan kain, untungnya dia berhasil melawannya & akhirnya lolos dari cengkeramannya. Ketika penyelidik meminta deskripsi penyerangnya, dia menggambarkannya sebagai pria dengan rambut hitam & berkacamata, tetapi yg paling aneh, dia berpakaian seperti layaknya pendeta.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Polisi kemudian mengerjakan pencarian tersangka. Dan wanita itu dengan cepat memilih salah satunya, yaitu John Feit. Sebelumnya Feit sudah pernah jadi tersangka dalam dua kasus serangan pada wanita. Jadi polisi bergegas untuk menangkapnya tetapi pendeta itu sudah pergi & tidak ada jejak yg ditemukan. Feit akhirnya menyerahkan diri, dia mengaku sudah keluar masuk rumah sakit akibat stres karena kasus Irene yg sudah merugikannya. Dia juga mengaku sudah menderita rasa takut yg parah kepada wanita. Feit dalam tahanan polisi & harus mengerjakan tes kejujuran.

Otto, Pria Yang Rela Hidup di Loteng Demi Seorang Pelakor​

Hasil tes & investigasi dari kepolisian menyimpulkan bahwa Feit lolos jerat hukum. Dia yakin bahwa dia tidak dapat dihukum atas serangan di Edinburgh karena kurangnya bukti. Namun, dia tetap dalam proses penahanan karena pada tahun 1961 dia dituntut akibat pencemaran nama baik seorang wanita. Persidangan itu berakhir dengan hakim yg menemui jalan buntu. Feit tidak menentang tuduhannya & cuma didenda $500. Tak lama kemudian Fiet meninggalkan gereja. Dia pergi ke sebuah ordo keagamaan di New Mexico.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Pada awal tahun 1972 dia meninggalkan profesinya sebagai pendeta & pindah ke Arizona di mana dia menikah & membangun sebuah keluarga. Pada tahun 2002 kepolisian Texas membuka kembali penyelidikan Irene Garza yg selama 42 tahun berhenti. Penyelidik memerintahkan tes DNA pada pakaian Irene. Namun, mengingat tubuhnya ditemukan di dalam air, mereka tidak dapat menemukan bukti. Sampai seorang petugas kepolisian San Antonio menerima telepon dari seorang pensiunan pendeta yg bernama Dale Tacheny.

Ibu Yang Ingin Anaknya Sakit Dan Anak Yang Ingin Ibunya Mati​

Tacheny memberi tahu petugas tentang seorang pendeta yg selama sesi terapi mengaku kepadanya bahwa dia sudah mencekik seorang wanita & dia sudah mengerjakannya sekitar hari Paskah di awal 1960an. Nama pendeta itu adalah John Feit. Dia mengaku setelah memukuli Irene, Feit membawanya ke ruang bawah tanah & kemudian meninggalkannya di bak mandi dengan kantong plastik di atas kepalanya tetapi ketika dia kembali Irene sudah meninggal sehingga dia akhirnya membuang tubuhnya ke kanal. Ketika Tacheny bertanya kepadanya mengapa dia tidak ditangkap, Feit mengatakan kepadanya bahwa anggota gereja sudah melindunginya.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Tacheny sendiri tidak pernah menghubungi polisi hingga saat itu karena dia merasa bahwa pekerjaannya sebagai seorang pendeta cuma untuk menasihati pendeta lain. Tetapi dia berubah pikiran setelah dihubungi oleh seorang penulis yg tertarik untuk menulis tentang pengalamannya sebagai seorang pendeta. Jadi polisi mencoba mengpakai Tacheny untuk menciptakan Feit mengaku melalui telepon. Tetapi ketika Tacheny menekannya, Feit curiga & mengaku tidak ingat percakapan itu.

Ed & Lorraine Warren, Pasangan Pemburu Hantu Yang Fenomenal​

Petugas kemudian mendekati pendeta O'brien untuk menguatkan ceritanya. O'brien mengatakan bahwa dia merasa bahwa goresan di tangan & kaki Feit disebabkan oleh cakaran kuku. Jadi dia sering mencurigai pendeta Feit. O'brien sudah menderita demensia & Tacheny mungkin juga bersekutu dengan polisi. Jadi untuk melanjutkan kasus tersebut pengadilan agaknya masih ragu, mengingat kejadian itu sudah terlalu lama.
Irene Garza, Ratu Kecantikan Yang Bernasib Malang

Publik menganggap bahwa gereja sudah bekerja sama dengan pemerintah untuk menutupi kasus Irene & menghindari skandal. Oleh karena itu beberapa ada yg protes dengan menyalakan lilin di depan gedung pengadilan. Akhirnya kasus Irene dibawa ke dewan pengadilan pada tahun 2004. Namun, O'brien & Tacheny tidak pernah muncul & Feit tidak pernah dipanggil. Para hakim cuma memiliki akses ke rekaman audio & transkrip sehingga mereka menolak untuk mendakwa pendeta Feit. Jaksa wilayah kemudian meluncurkan penyelidikan baru atas kasus Irene.

Tank Terbesar & Terberat Yang Pernah Dibuat, Panzer VIII Maus​

Hakim akhirnya mendakwa Feit & setelah beberapa dekade penyelidikan pada 6 Februari 2016 Feit akhirnya ditangkap. Persidangan Feit berlangsung menampilkan kesaksian selama lima hari. Jaksa mengajukan bukti yg menunjukkan bahwa anggota gereja tidak mau menuntut Feit untuk melindungi reputasi gereja. Tacheny dihadirkan untuk bersaksi tetapi O'brien yg sudah meninggal pada tahun 2005 tidak pernah bersaksi. Feit mengaku tidak bersalah & pengacaranya mengklaim bahwa tidak ada bukti forensik & tidak ada saksi yg menghubungkan Feit dengan kasus tersebut. Hakim membutuhkan waktu enam setengah jam untuk mempertimbangkan vonis bersalah atas pembunuhan. Pada tanggal 8 Desember 2017 John Feit divonis penjara seumur hidup & akhirnya pada tanggal 12 Februari 2020 secara wajar dia meninggal dunia.​

Referensi 1
Referensi 2​

KOLEKSI THREAD MENARIK​

Quote:

Banshee, Peri Yang Bisa Menjadi Baik Dan Jahat

10 Makanan Favorit Dari 10 Tokoh Sejarah Dunia

Bencana Cleveland, Kekacauan Festival Balon Udara

Isabella Guzman, Remaja Yang Tega Menghabisi Nyawa Ibunya

Grigori Rasputin, Pendeta Gila Yang Punya Ilmu Rawa Rontek

10 Nama Orang Dibalik "Kata" Yang Terkenal di Seluruh Dunia

Rahasia Kelam Keluarga Kennedy, Prosedur Lobotomi Rosemary Kennedy​


Hari ini 07:11
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.