yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kakak presiden Korea Selatan ditahan atas tuduhan menerima suap dalam sebuah kasus perbankan. Kasus ini semakin menambah daftar panjang pelaku suap dan korupsi yang berhubungan dengan para pemimpin negara di Korsel.
Diberitakan CNN, Lee Sang-deuk, kakak kandung Lee Myung-bak, pada Rabu 11 Juli 2012 memasuki rumah tahanan selama proses penyelidikan penyuapan pada kasus bunk Solomon dan Mirae. Mantan anggota dewan selama lima periode ini diduga menerima hingga setengah juta dolar untuk mempengaruhi proses penyelidikan.
Akibat penyelidikan, operasi kedua bunk itu dibekukan sementara sejak Mei lalu selama enam bulan. Langkah ini menimbulkan kemarahan dari publik yang mengaku tidak bisa mengambil uang mereka di bunk tersebut.
Sang-deuk sebelumnya dikenal sebagai orang kuat yang berada di balik pemenangan Myung-bak sebagai presiden. Dalam perjalanannya ke rumah tahanan, tidak ada kata lain yang disampaikannya selain "maaf."
Penangkapannya juga akan mencoreng nama partai berkuasa, jelang pemilu presiden akhir tahun ini. Myung-bak tidak akan kembali mencalonkan diri, karena peraturan di Korsel hanya memperbolehkan untuk satu periode saja.
Sebelumnya, aparat Korsel telah lama mengendus korupsi dan suap oleh kepala pemerintahan dan keluarganya.
Pada 2009 lalu, mantan Presiden Roh Moo-hyun bunuh diri di tengah investigasi suap yang merusak reputasinya. Kakaknya juga terlibat dan dihukum penjara. Tiga anak mantan Presiden Kim Dae-jung juga ditahan atas tuduhan korupsi.
Diberitakan CNN, Lee Sang-deuk, kakak kandung Lee Myung-bak, pada Rabu 11 Juli 2012 memasuki rumah tahanan selama proses penyelidikan penyuapan pada kasus bunk Solomon dan Mirae. Mantan anggota dewan selama lima periode ini diduga menerima hingga setengah juta dolar untuk mempengaruhi proses penyelidikan.
Akibat penyelidikan, operasi kedua bunk itu dibekukan sementara sejak Mei lalu selama enam bulan. Langkah ini menimbulkan kemarahan dari publik yang mengaku tidak bisa mengambil uang mereka di bunk tersebut.
Sang-deuk sebelumnya dikenal sebagai orang kuat yang berada di balik pemenangan Myung-bak sebagai presiden. Dalam perjalanannya ke rumah tahanan, tidak ada kata lain yang disampaikannya selain "maaf."
Penangkapannya juga akan mencoreng nama partai berkuasa, jelang pemilu presiden akhir tahun ini. Myung-bak tidak akan kembali mencalonkan diri, karena peraturan di Korsel hanya memperbolehkan untuk satu periode saja.
Sebelumnya, aparat Korsel telah lama mengendus korupsi dan suap oleh kepala pemerintahan dan keluarganya.
Pada 2009 lalu, mantan Presiden Roh Moo-hyun bunuh diri di tengah investigasi suap yang merusak reputasinya. Kakaknya juga terlibat dan dihukum penjara. Tiga anak mantan Presiden Kim Dae-jung juga ditahan atas tuduhan korupsi.