• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita [internasional] Sebagian AS Didera Gelombang Panas

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Sudah tiga hari berturut-turut gelombang panas ekstrem memanggang bagian timur Amerika Serikat. Panas yang ekstrem menyebabkan aliran listrik terputus dan beberapa negara bagian menetapkan status darurat.

Menurut stasiun berita BBC, Minggu 1 Juli 2012, penduduk memilih perpustakaan atau pusat perbelanjaan untuk mendinginkan diri dari terpaan panas 41 derajat Celsius. Negara bagian Maryland, West Virginia, Virginia, Ohio, dan District of Columbia pun menetapkan status darurat karena pasokan listrik terhenti.

Tercatat sebagai panas tertinggi sepanjang sejarah di beberapa negara bagian, panas ekstrem ini juga menyebabkan timbulnya hujan petir serta angin berkecepatan hingga 144 kilometer per jam, yang menelan belasan korban jiwa.

Tercatat 614 ribu penduduk West Virginia, 135 ribu penduduk Indiana, dan setidaknya 206 ribu penduduk New Jersey menderita karena aliran listrik terputus oleh angin kencang.

Insiden terputusnya aliran listrik ini menyebabkan perusahaan listrik harus bekerja keras menyambung kembali aliran listrik sejak Minggu lalu. Dilansir kantor berita Reuters, dibutuhkan waktu setidaknya sepekan untuk kembali menormalkan aliran listrik.

Di New York, situasinya lebih 'panas' karena perusahaan listrik Consolidated Edison Inc. didemo serikat pekerjanya yang menuntut pembaruan kontrak pada Minggu lalu. Kesepakatan belum dicapai, sehingga mereka semua mogok kerja dan meninggalkan 8,2 penduduk New York bergelut dengan panas ekstrem.

Menurut badan prakiraan cuaca National Weather Service, badai belum akan berlalu terutama di tiga wilayah: Rockies utara, pertengahan Sungai Mississippi hingga Ohio Valleys, serta sebagian area Atlantik Tengah hingga ke tenggara AS.
[table="width: 500, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
QPFL1.jpg
[/td]
[/tr]
[/table]
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.