• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Instagram Bakal Blokir Akun Yang Rasis di DM

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Quote:
JAKARTA- Instagram bakal menindak tegas para penggunanya yg mengerjakan tindakan rasis. Salah satu media sosial terpopuler itu menyatakan, akan memblokir pengguna yg melanggar aturan itu.

Media sosial asal Amerika Serikat itu akan memantau aktivitas para penggunanya. Artinya, pengguna Instagram tak lagi dapat mengerjakan pelecehan atau mengancam pengguna lain. Salah satu fitur yg diawasi yakni Direct Messages (DM).

Bagi pengguna yg masih membandel, Instagram akan dengan tegas memblokir akun mereka secara permanen.

"Kami juga akan menonaktifkan akun baru yg dibuat untuk mengatasi pembatasan pengiriman pesan kami, & akan terus menonaktifkan akun yg kami temukan dibuat murni untuk mengirim pesan yg melecehkan," tulis Instagram beberapa waktu lalu, diberitakan dari Endgadget.

Tindakan tegas Instagram ini merespons fenomena rasisme yg menyerang para punggawa Manchester United di Inggris. Beberapa pemain seperti Anthony Martial, Axel Tuanzebe, Marcus Rashford, & Lauren James, sempat mendapatkan DM Instagram berisi ujaran rasial.

Sebelumnya, Instagram memang mengakui kesulitan mengatasi tindakan pelecehan & ujaran rasial yg dilakukan melalui DM. Sebab, selama ini Instagram belum memakai teknologi yg dapat mendeteksi kata-kata rasis atau pelecehan di dalam DM.

Teknologi itu baru mereka pakai untuk mendeteksi kata-kata di kolom komentar. Namun, kebijakan baru ini akan menciptakan instagram mengambil tindakan lebih keras lagi.

Sebelumnya, Instagram sudah mengerjakan pencegahan saat adanya laporan pelecehan. Usai adanya laporan pelecehan, Instagram akan membatasi sementara kemampuan sebuah akun untuk memakai fitur DM. Tidak ada laporan seberapa efektif upaya pencegahan yg dilakukan itu.

Perusahaan juga mengungkap bahwa mereka kini sedang menciptakan kontrol DM. Dengan kontrol DM itu, menciptakan para pengguna Instagram untuk menonaktifkan pesan dari akun yg tidak mereka ikuti tersedia untuk semua orang.

Belakangan Instagram memang tengah gencar melawan apa-apa yg berbau rasis di platform mereka. Beberapa waktu lalu, seorang pengguna merasa dikecewakan usai mengpakai pencarian dengan mengatakan 'dog' di fitur Instagram stories. Pengguna tersebut tak cuma menampilkan gambar anjing dari hasil pencariannya, ia mendapatkan kotak makanan China. Hal itu memunculkan kemarahan karena dianggap sebagai tindakan rasial.

Instagram Bakal Blokir Akun Yang Rasis di DM


"Bagaimana kriteria sebuah emoji direkomendasikan & dapatkah kita menghapus emoji ini sehingga tidak lagi mengabadikan stereotype rasial Asia? "Saya sudah mengujinya dengan 3 anggota keluarga & hasil pencarian yg muncul tetap sama," ujar karyawan tersebut yg bekerja sebagai Program Manager untuk divisi Product Integrity di Instagram, dikutip dariCnetKamis (11/2).

Para pemerhati isu rasial menyebut, peristiwa pencarian emoji di Instagram itu membangkitkan stereotype rasis. Padahal berdasarkan pesan internal Facebook, masalah semacam itu sudah diketahui salah satu karyawan Instagram pada pekan lalu. Para pengguna Instagram juga sudah lama melaporkannya sejak 2019.

Merespons isu rasial itu, Head of Instagram Adam Mosseri menjelaskan pangkal persoalan. Kata Adam di Twitter bahwa emoji tersebut berasosiasi dengan istilahdoggy bag. Penjelasan Adam itu diperjelas oleh salah satu pengguna Twitter, katanya kemasan makanan untuk dibawa pulang sering disebut sebagaidoggie bagsdi Afrika Selatan. Hal itu karena adanya kebiasaan membawa pulang sisa makanan untuk diberikan pada anjing peliharaan.

Adam Mosseri pun meminta maaf karena masalah ini sudah menyinggung pengguna layanannya. "Kami sudah menghapus istilah pencarian tersebut & meminta maaf sudah menciptakannya salah dipahami khususnya pada pihak-pihak yg tersinggung," ujar Adam.(Muhammad Fadli Rizal)



SAY NO TO RACISM

SUMBER Hari ini 15:51
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.