Nemesis
IndoForum Activist E
- No. Urut
- 55724
- Sejak
- 26 Okt 2008
- Pesan
- 9.732
- Nilai reaksi
- 503
- Poin
- 113
Jakarta - Polda Metro Jaya dikabarkan sudah mengantongi hasil sementara penyelidikan insiden terbakarnya Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, akhir pekan lalu. Penyebabnya bukan karena masalah teknis, melainkan ulah si panjang tangan alias pencuri premium.
Dugaan tersebut muncul dari hasil olah tempat kejadian perkara dan data yang dikumpulkan pihak kepolisian. Insiden dikabarkan berasal dari aksi pencurian premium yang disimpan di tangki nomor 24. Tangki ini memang berisi premium sekitar 5.000 kilo liter.
Si pria yang sudah diketahui identitasnya itu disebut-sebut sudah biasa mencuri premium. Motor yang dibawa pria tersebut pun juga sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tangki bbm kendaraan roda dua itu bisa menampung bensin melebihi batas normal. Dan untuk mengambil premium dari dalam tangki, ia menggunakan sebuah alat (cane test) yang terbuat dari besi.
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Alat yang digunakan untuk menciduk bensin itu dikabarkan bergesekan dengan tabung tangki yang kemudian menimbulkan percikan api. Karena tangki tersebut berisi cairan yang mudah terbakar, api pun langsung membesar dan tangki pun meledak.
Akibat ledakan itu, pria berikut motornya pun terpental beberapa meter. Insiden ini pun juga melalap seluruh bensin yang ada dalam tangki tersebut. Tangki ini dapat bermuatan total 10.000 kilo liter premium.
Sebelumnya, Presiden SBY menyebutkan insiden kebakaran kemungkinan terjadi karena kecelakaan teknis akibat instrumen yang tidak berfungsi. Meski demikian, SBY meminta agar peristiwa kebakaran tersebut diselidiki secara menyeluruh agar dapat dijelaskan kepada publik.
Kasus ini sendiri menyebabkan tewasnya seorang sekuriti pertamina bernama Zainuddin (25). Zainuddin tercatat sebagai warga Jl Tipar Cakung No.39 RT 012 RW 05 Gang Haji Amit, Cakung, Jakarta Timur. Jasadnya ditemukan sekitar 20-25 meter dari tangki nomor 24.
Sumber
Dugaan tersebut muncul dari hasil olah tempat kejadian perkara dan data yang dikumpulkan pihak kepolisian. Insiden dikabarkan berasal dari aksi pencurian premium yang disimpan di tangki nomor 24. Tangki ini memang berisi premium sekitar 5.000 kilo liter.
Si pria yang sudah diketahui identitasnya itu disebut-sebut sudah biasa mencuri premium. Motor yang dibawa pria tersebut pun juga sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tangki bbm kendaraan roda dua itu bisa menampung bensin melebihi batas normal. Dan untuk mengambil premium dari dalam tangki, ia menggunakan sebuah alat (cane test) yang terbuat dari besi.
Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Alat yang digunakan untuk menciduk bensin itu dikabarkan bergesekan dengan tabung tangki yang kemudian menimbulkan percikan api. Karena tangki tersebut berisi cairan yang mudah terbakar, api pun langsung membesar dan tangki pun meledak.
Akibat ledakan itu, pria berikut motornya pun terpental beberapa meter. Insiden ini pun juga melalap seluruh bensin yang ada dalam tangki tersebut. Tangki ini dapat bermuatan total 10.000 kilo liter premium.
Sebelumnya, Presiden SBY menyebutkan insiden kebakaran kemungkinan terjadi karena kecelakaan teknis akibat instrumen yang tidak berfungsi. Meski demikian, SBY meminta agar peristiwa kebakaran tersebut diselidiki secara menyeluruh agar dapat dijelaskan kepada publik.
Kasus ini sendiri menyebabkan tewasnya seorang sekuriti pertamina bernama Zainuddin (25). Zainuddin tercatat sebagai warga Jl Tipar Cakung No.39 RT 012 RW 05 Gang Haji Amit, Cakung, Jakarta Timur. Jasadnya ditemukan sekitar 20-25 meter dari tangki nomor 24.
Sumber