yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Insiden mati lampu di menit-menit akhir laga perdana Persib Bandung kontra Semen Padang dalam gelaran QNB League 2015. Membuat Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Risha Adi Wijaya meminta maaf kepada seluruh pihak termasuk kepada Semen Padang, yang sedang dijamu oleh Persib.
"Kami mewakili manajemen sampaikan maaf kepada semua, lampu padam pada sisa dua setengah menit pertandingan. Kami sudah koordinasi dengan pengelola, katanya teknis diesel penyebab mati lampu, tapi baru akan dipastikan besok, sumber gangguannya dimana," ungkap Risha kepada wartawan seusai laga.
Permintaan maaf Risha tersebut, akan dikirimkan secara tertulis ke PT. Liga, sekaligus juga untuk memastikan apakah pihaknya akan kena sanksi dari insiden yang tak terprediksi tersebut.
"Pastinya kita akan laporkan secara rinci kepada pengawas pertandingan lalu ke PT. Liga, mengenai mekanisme denda atau sanksi lainnya, saya belum mengetahuinya dan belum buisa menjawab hal tersebut, yang jelas kita akan persiapkan lebih matang untuk hari Selasa (7/4) melawan PBR, agar tidak terulang," jelasnya.
Ia pun cukup menyayangkan selain insiden "black out" , jadwal pertandinganpun sempat mundur dari waktu yang dijadwalkan karena faktor cuaca dan penumpukan kendaraan ke arah Stadion. Meski begitu ia akui persiapan yang dilakukan oleh pihaknya sudah matang.
"Kami mewakili manajemen sampaikan maaf kepada semua, lampu padam pada sisa dua setengah menit pertandingan. Kami sudah koordinasi dengan pengelola, katanya teknis diesel penyebab mati lampu, tapi baru akan dipastikan besok, sumber gangguannya dimana," ungkap Risha kepada wartawan seusai laga.
Permintaan maaf Risha tersebut, akan dikirimkan secara tertulis ke PT. Liga, sekaligus juga untuk memastikan apakah pihaknya akan kena sanksi dari insiden yang tak terprediksi tersebut.
"Pastinya kita akan laporkan secara rinci kepada pengawas pertandingan lalu ke PT. Liga, mengenai mekanisme denda atau sanksi lainnya, saya belum mengetahuinya dan belum buisa menjawab hal tersebut, yang jelas kita akan persiapkan lebih matang untuk hari Selasa (7/4) melawan PBR, agar tidak terulang," jelasnya.
Ia pun cukup menyayangkan selain insiden "black out" , jadwal pertandinganpun sempat mundur dari waktu yang dijadwalkan karena faktor cuaca dan penumpukan kendaraan ke arah Stadion. Meski begitu ia akui persiapan yang dilakukan oleh pihaknya sudah matang.