Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pembaca yg terhormat, mari kita coba merenungkan bersama konsep menarik yg diketahui sebagai "inner child." Jadi begini, bayangkanlah dirimu sebagai petualang yg mengembara dalam hutan pikiranmu sendiri. Di dalam hutan ini, ada secercah cahaya yg sering hadir, mengingatkanmu pada diri kecil yg pernah merasakan murni & tanpa batas.
Ini bukanlah tentang bermain-main dalam pasir, melainkan tentang mengakui sisi dalam dirimu yg terpengaruh oleh masa kecil. Sisi yg berisi kenangan manis & juga yg pahit, yg membentuk pola pikir & emosimu sepanjang hidup. Ini seperti sepotong film yg terputar di balik mata batinmu.
Jadi, mengapa ini penting? Nah, kawan, bayangkan ini sebagai menjelajahi gua harta rahasia. Ada kebijaksanaan murni dalam diri kita saat masih anak-anak. Sebelum kita diberi tahu apa yg semestinya kita rasakan atau pikirkan. Ini tentang membuka pintu ke kenangan itu & merangkul kepolosan & kebebasan yg datang bersama mereka.
Kadang-kadang, dalam kisaran rutinitas & tuntutan kehidupan, kita kehilangan jejak dengan sepotong hati kecil ini. Pikiran kita dibanjiri oleh logika & tanggung jawab, & seringkali kita lupa betapa pentingnya kembali ke asal kita. Dengan berhubungan kembali dengan inner child, kita dapat meresapi kreativitas yg mungkin sudah terkubur jauh di dalam kita.
Nah, dalam perjalanan ini, kita juga menemukan bekas-bekas luka & rasa sakit dari masa kecil yg mungkin belum terobati. Ini tentang memberikan pelukan hangat kepada diri kita sendiri, mengobati rasa sakit yg mungkin terlupakan atau ditekan. Ini tentang memberikan proteksi kepada diri kita sendiri dengan kasih sayang, seolah kita jadi orang tua bagi diri kita sendiri.
Jadi, mari kita mulai menjelajahi ke dalam diri kita, menjelajahi hutan pikiran & memungkinkan cahaya inner child kita bersinar. Ini tentang membebaskan diri dari batasan-batasan yg mungkin kita letakkan pada diri kita sendiri. Ini adalah tentang jadi teman sejati bagi diri kita sendiri, menerima & mensayangi diri kita apa adanya.
Mari kita renungkan tentang koneksi ini, teman-teman. Inner child kita adalah kunci untuk memahami bagaimana kita tumbuh & berkembang jadi orang dewasa yg kita hadapi hari ini. Jadi, mari kita melangkah dalam perjalanan ini dengan hati yg terbuka, menghormati & mendekati inner child kita dengan sayang & pengertian. Terima kasih.
Istrinya gondok ~ Kemarin 22:14
Ini bukanlah tentang bermain-main dalam pasir, melainkan tentang mengakui sisi dalam dirimu yg terpengaruh oleh masa kecil. Sisi yg berisi kenangan manis & juga yg pahit, yg membentuk pola pikir & emosimu sepanjang hidup. Ini seperti sepotong film yg terputar di balik mata batinmu.
Jadi, mengapa ini penting? Nah, kawan, bayangkan ini sebagai menjelajahi gua harta rahasia. Ada kebijaksanaan murni dalam diri kita saat masih anak-anak. Sebelum kita diberi tahu apa yg semestinya kita rasakan atau pikirkan. Ini tentang membuka pintu ke kenangan itu & merangkul kepolosan & kebebasan yg datang bersama mereka.
Kadang-kadang, dalam kisaran rutinitas & tuntutan kehidupan, kita kehilangan jejak dengan sepotong hati kecil ini. Pikiran kita dibanjiri oleh logika & tanggung jawab, & seringkali kita lupa betapa pentingnya kembali ke asal kita. Dengan berhubungan kembali dengan inner child, kita dapat meresapi kreativitas yg mungkin sudah terkubur jauh di dalam kita.
Nah, dalam perjalanan ini, kita juga menemukan bekas-bekas luka & rasa sakit dari masa kecil yg mungkin belum terobati. Ini tentang memberikan pelukan hangat kepada diri kita sendiri, mengobati rasa sakit yg mungkin terlupakan atau ditekan. Ini tentang memberikan proteksi kepada diri kita sendiri dengan kasih sayang, seolah kita jadi orang tua bagi diri kita sendiri.
Jadi, mari kita mulai menjelajahi ke dalam diri kita, menjelajahi hutan pikiran & memungkinkan cahaya inner child kita bersinar. Ini tentang membebaskan diri dari batasan-batasan yg mungkin kita letakkan pada diri kita sendiri. Ini adalah tentang jadi teman sejati bagi diri kita sendiri, menerima & mensayangi diri kita apa adanya.
Mari kita renungkan tentang koneksi ini, teman-teman. Inner child kita adalah kunci untuk memahami bagaimana kita tumbuh & berkembang jadi orang dewasa yg kita hadapi hari ini. Jadi, mari kita melangkah dalam perjalanan ini dengan hati yg terbuka, menghormati & mendekati inner child kita dengan sayang & pengertian. Terima kasih.
Istrinya gondok ~ Kemarin 22:14