Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cangkeman.net -Bagi mereka yg memutuskan untuk melanjutkan pendidikan selepas sekolah menengah, tentu ada banyak pertimbangan dalam memilih kampus & tujuan mereka berkuliah. Tujuan kuliah pula yg mempunyai pengaruh akbar dalam pembentukan mahasiswa itu sendiri. Ada berbagai macam mahasiswa di kampus. Ada yg kuliah dengan tujuan mendapatkan relasi, supaya terkenal dengan ikut banyak organisasi atau sekadar memunculkan diri saat demonstrasi. Jenis-jenis mahasiswa ini dapat dirangkum berdasarkan penjelasan dibawah ini.
1. Kupu-kupu
Mungkin tipe ini yg paling diketahui bagi mereka yg sudah atau belum menginjakkan kaki di perguruan tinggi. Istilah mahasiswa kupu-kupu memang sangat terkenal, biasanya mereka yg mensosialisasikan program kuliah akan menganjurkan para calon mahasiswa supaya tidak jadi kupu-kupu. Mahasiswa kupu-kupu mempunyai singkatan 'kuliah-pulang-kuliah-pulang.' Hal tersebut merujuk pada para mahasiswa yg tidak mempunyai kegiatan apapun di luar aktivitas kuliah di kelas. Jadi saat mereka sudah selesai mengikuti mata kuliah, mereka akan langsung pulang ke rumah atau kosan. Mahasiswa kupu-kupu ini tidak terlalu banyak kesibukan diluar dunia akademis, umumnya juga mengincar hasil IPK yg tinggi sebagai pencapaian utama.
2. Kura-kura
Kebalikannya dengan kupu-kupu, kura-kura adalah tipe mahasiswa yg mempunyai banyak sepak terjang di dunia kampus. Kura-kura atau 'kuliah-rapat-kuliah-rapat,' adalah sekelompok mahasiswa yg memilih untuk berorganisasi selain cuma sibuk belajar di kelas. Tipe mahasiswa ini biasanya juga cukup diketahui oleh masyarakat kampus, baik di lingkup teman seangkatan, adik tingkat maupun dosen. Karena banyaknya aktivitas yg melibatkan dirinya untuk ikut serta, tak jarang juga ada sesekali absen kelas untuk mengurus banyak kegiatan kampus, banyaknya kesibukan di organisasi juga menyebabkan pulang terlambat jadi hal yg biasa bagi mahasiswa kura-kura. Tidak salah memang kalau harap mengaktifkan diri dengan ikut organisasi, karena di bangku kuliah jadi momen yg tepat untuk menambah pengetahuan & banyak relasi, yg terpenting adalah tahu mana prioritas yg harus diutamakan & tidak mengganggu aktivitas kuliah.
3. Kuda-kuda
Istilah ini memang tak seterkenal dua sebutan mahasiswa di atas. Padahal sebagai mahasiswa kita kerap menjumpai tipe kuda-kuda. Kepanjangan kuda-kuda adalah 'kuliah-dagang-kuliah-dagang.' Betul sekali, mereka adalah mahasiswa yg berkuliah sambil berjualan. Entah itu berjualan cemilan secara offline dari kelas ke kelas, atau berjualan online dengan membuka usaha kecil-kecilan dengan jadi reseller. Saya sering menemui mereka yg menjual aneka skincare & produk kecantikan & saat berangkat kuliah, mahasiswa kuda-kuda akan membawa sekeresek akbar barang dagangan & pesanan para pembeli. Sejujurnya saya sangat kagum sekali dengan tipe mahasiswa ini, karena sudah mengasah kemampuan di dunia kerja untuk menghasilkan lembaran cuan halal.
4. Kunang-kunang
Kupu-kupu, kura-kura, kuda-kuda & sekarang ada juga istilah kunang-kunang. Mahasiswa kunang-kunang atau 'kuliah-nangkring-kuliah-nangkring' adalah tipe mahasiswa yg paling tahu untuk urusan mencari tempat nongkrong yg sedang hits, berikut beserta promo & diskon yg disediakan tempat tersebut. Latar belakang mereka nongkrong pun bermacam-macam, ada yg memang gabut saja, bingung menghabiskan uang sakunya atau sekadar mengerjakan tugas ditemani secangkir kopi demi WiFi gratis. Untuk bergabung jadi mahasiswa kunang-kunang, baiknya sesuaikan dulu budget uang saku bulanan kalian, kalau tidak memadai opsi jadi mahasiswa kupu-kupu sepertinya jauh lebih baik.
5. Kuman-kuman
Jenis mahasiswa macam apalagi ini? Oke, mari kita bahas tipe mahasiswa yg terakhir. Yaitu ada kuman-kuman atau 'kuliah-main-kuliah-main.' Tidak jauh berbeda dengan mahasiswa kunang-kunang, mahasiswa kuman-kuman juga harus dibekali dengan uang saku yg bejibun. Karena tiap bulan atau weekend tak lepas dari kegiatan hunting tempat wisata kesana-kemari, & itu tentulah membutuhkan danang yg tak sedikit. Namun kalau harap jadi bagian mahasiswa kuman-kuman dengan budget yg minim, dapat juga mengikuti kegiatan pesayang alam bersama organisasi kampus supaya dapat tetap jalan-jalan. Karena kegiatan tersebut tidak menelan biaya sebanyak hedonisme mahasiswa kuman-kuman yg level hunting mereka sudah berjalan-jalan diluar kota bahkan luar pulau serta menginap di hotel alih-alih tempat publik yg gratis.
Tulisan ini ditulis oleh Yunita Devika di Cangkeman pada tanggal 22 Februari 2022.
Hari ini 16:17