• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Inilah Sebab daging merah mampu meningkatkan risiko kanker

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
8bcIS.jpg

Sebelumnya, penelitian menyebutkan terlalu banyak mengonsumsi daging merah bisa meningkatkan risiko kanker. Kini para ahli pun memastikan bahwa kandungan zat besi yang terlalu tinggi adalah penyebab dari peningkatan risiko tersebut.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail (10/08), zat besi kemungkinan berubah menjadi penyakit melalui gen yang rusak di dalam usus. Sementara daging merah memang disebut-sebut punya kadar zat besi tinggi dan pemicu kanker usus besar.

Selain zat besi, sebuah gen bernama APC juga ditemukan berperan dalam peningkatan risiko kanker. Dengan menggunakan tikus percobaan, peneliti mengungkap gen APC yang cacat yang bertemu dengan kadar zat besi tinggi akan meningkatkan risiko kanker sebanyak dua sampai tiga kali lipat.

"Ada delapan sampai sepuluh gen APC cacat pada kanker usus besar. Namun sampai sekarang kami belum tahu apa sebenarnya yang menyebabkan hal ini," terang Owen Sansom, salah satu peneliti.

Kanker usus besar sendiri meningkat risikonya seiring bertambahnya usia seseorang. Sebab gen APC lebih banyak yang rusak pada orang dewasa dan lansia. Maka dari itu, kadar zat besi pun sebenarnya tidak mampu memicu kanker, namun tergantung pada gen APC. Ketika gen APC tidak bekerja, zat besi akhirnya memproduksi sel yang tidak dapat dikendalikan. Hal itu pun akhirnya memicu kanker usus besar.

Sementara itu, jika konsumsi zat besi atau daging merah dibatasi, gen APC yang rusak akan hilang dan kanker usus besar tidak berkembang. Seluruh hasil penelitian ini pun telah dilaporkan dalam jurnal Cell.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.