Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
PORTALJABAR- Rambut rontok sebanyak 50 hingga 100 helai setiap hari masih dianggap hal yg wajar. Hal tersebut semestinya tidak akan menimbulkan masalah atau menciptakan kepala jadi cepat botak.
Mengapa? Karena rambut baru akan tumbuh & menggantikan rambut rontok tersebut. Namun kalau rambut rontok berlebihan, apalagi bila disertai dengan pertumbuhan rambut yg terganggu atau terhenti, kepala dapat kehilangan mahkota indahnya, baik untuk sementara maupun permanen.
Penyebab Rambut Rontok Berlebihan
Rambut rontok berlebihan (lebih dari 100 helai per hari) secara medis disebut sebagai telogen effluvium.
Kerontokan ini terjadi secara menyeluruh pada bagian kepala sehingga tidak menyebabkan kebotakan pada satu area saja (pitak). Akibatnya, rambut tampak tipis secara keseluruhan. Kondisi ini dapat terjadi setelah tubuh mengalami stres atau tertekan, baik secara fisik maupun emosional.
Secara umum, rambut rontok berlebihan & pertumbuhan rambut yg lambat, dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut:
1.Stres secara emosional, misalnya kehilangan pekerjaan, sedang menjalani proses perceraian, keluarga sakit parah, & sebagainya.
2.Stres fisik yg intensif, seperti melahirkan atau beban pekerjaan yg tinggi.
3.Adanya perubahan hormonal, seperti yg terjadi pada wanita hamil atau setelah melahirkan & saat menyusui.
4.Kekurangan gizi, seperti protein & zat besi, misalnya pada penderita gangguan makan.
5.Menderita penyakit tertentu, seperti infeksi berat, alopecia areata, penyakit kelenjar tiroid, infeksi jamur di kepala, penyakit autoimun, & sifilis.
6.Efek samping obat-obatan, seperti pemakaian pil KB, vitamin A takaran tinggi, obat antidepresan, & obat hormonal.
7.Mengalami demam tinggi.
8.Anemia
9.Berat badan turun 9 kg atau lebih.
10. Baru sembuh dari sakit.
11. Menjalani pengobatan tertentu, seperti kemoterapi atau terapi radiasi.
12. Penggunaan produk perawatan rambut berbahan keras, seperti cat rambut, bleaching rambut, atau kebiasaan mengpakai pemanas rambut.
Rambut rontok berlebihan atau telogen effluvium dapat terjadi pada pria maupun wanita dari segala usia.
Namun, wanita lebih sering mengalami hal ini, khususnya kalau ada perubahan hormonal. Rambut rontok berlebihan biasanya mulai terjadi antara 6 pekan hingga 3 bulan setelah stres atau kondisi medis tertentu menimpa Anda.
Mengatasi Penyebab Rambut Rontok Berlebihan
Dalam beberapa kasus, rambut rontok berlebihan tidak membutuhkan pengobatan khusus.
Rambut Anda dapat tumbuh & tebal kembali dalam beberapa bulan kemudian, kalau akar masalah atau penyebab rambut rontok berlebihan sudah teratasi.
Beberapa kasus rambut rontok berlebihan mungkin juga memerlukan perawatan. Anda dapat berkonsultasi ke dokter kulit untuk mendiagnosa penyebabnya.
Jika kerontokan rambut dianggap sudah dalam tahap memerlukan perawatan khusus, maka dokter akan merekomendasikan obat-obatan, pengangkatan beberapa kulit kepala, terapi laser untuk menumbuhkan rambut, atau mungkin operasi transplantasi rambut.
Mencegah Rambut Rontok Berlebihan
Agar rambut rontok berlebihan tidak semakin parah, Anda dapat mengerjakan langkah pencegahan, antara lain dengan membatasi penataan rambut mengpakai alat pemanas & bahan kimia, seperti mencatok, mengeriting rambut, atau mewarnai rambut.
Selain itu, hindari mengepang atau mengikat rambut, serta menyisir rambut dalam keadaan basah. Anda dapat mengpakai sampo bayi yg cenderung lebih lembut, untuk mencuci rambut Anda.
Yuk, jaga kesehatan rambut & tubuh mulai dari sekarang supaya penyebab rambut rontok berlebihan tidak terjadi pada diri Anda.(Gilank)
Sumber : Portal Jabar
Hari ini 15:22