yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Surabaya, Selasa (28/4). Kelima bacawali itu adalah Ketua DPC PKB Surabaya, Samsul Arifin, Dr Benyamin (anggota Komisi E DPRD Jatim), dan Basa Alim Tualeka (pengusaha).
Yang menarik, juga ada dua orang jurnalis ikut maju pilkada Kota Surabaya kali ini. Mereka adalah Sukoto dari Harian Memorandum, dan Dhimam Abror yang pernah menjadi pemimpin redaksi sejumlah media cetak sebelum kini menjadi Ketua Harian KONI Jatim.
“Ini merupakan prosedur yang harus dilalui. Kami akan melakukan skoring dan nanti DPP menentukan siapa yang berhak maju berdasar skoring yang dilakukan di tingkat ranting dan PAC PKB,” ujar H Mansur SH, Ketua Desk Pilkada PKB Kota Surabaya.
Menurut Mansur, waktu yang ada harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meraih perhatian dan suara dari rakyat terhadap kepemimpinan Surabaya periode 2015-2020. “PKB harus bergerak cepat untuk mendapatkan suara sebanyak-banyaknya,” cetusnya.
Namun, diakui, PKB tak bisa bergerak sendiri. Dalam prosesnya nanti akan melakukan koalisi dengan partai guna memeroleh suara yang signifikan untuk meraih posisi yang diinginkan.
“Saat ini yang sudah hampir pasti adalah menggandeng Gerindra. Minggu depan kami akan teken komitmennya,” ujar Mansur.
Meski berusaha memeroleh posisi L1 (wali kota), lanjut Mansur, PKB Kota Surabaya harus realistis terhadap segala kemungkinan yang bakal terjadi. “Nggak harus dapat posisi L1. Tapi, tunjukkan dulu bagaimana kemampuannya. Siapa pun yang nanti terpilih jadi wali kota harus orang yang kapable,” tegasnya.