Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Cangkeman.net -Bahasa Sunda adalah salah satu dari ratusan bahasa daerah yg dimiliki Indonesia. Sunda yg merupakan bahasa Ibu ini berada di peringkat kedua penutur terbanyak (42 juta orang) setelah bahasa Jawa.
Tak cuma di Jawa Barat, beberapa daerah lain pun banyak yg mengpakai bahasa Sunda seperti Banten, bagian barat Jawa tengah hingga beberapa kawasan Jakarta, loh.
Di sisi lain, ada keunikkan tersendiri di balik bahasa Nusantara yg satu ini. Bahkan beberapa mungkin gak dapat ditemui di bahasa manapun. Apa aja, ya kira-kira? Markicek, mari kita cek!
1. Banyak mengatakan penambah yg sulit diterjemah ke Indonesia
Kamu pasti sering mendengar orang Sunda yg menambahkan mengatakan unik di kalimatnya. Kata pelengkap ini seperti kataatuh, meuni, da, mah, teh, euy, tea. Sebagian mengatakan ini sulit diterjemahkan bahkan setelah menyatu dalam satu kalimat. Contohnya nih,Da abdi teh teu kitu atuh!( Ya saya tuh gak gitu).
2.Undak-usuk Basa
Kamu yg pernah bersekolah di Jawa Barat pasti gak asing dengan istilah ini.Undak-usuk Basaadalah tingkat tutur atau tatakrama berbahasa yg didasari dari tingkat keakraban kita dengan lawan bicara.
Salah satu contohnya seperti bahasa Sunda dari mengatakan makan yg terbagi jadi tiga, yaitu untuk diri sendiri (neda), kepada orang lain (tuang), & bahasa loma yg biasa dipakai pada teman akrab (dahar). Bahkan ada nyatu, yg ditujukan untuk hewan.
3. Punya banyak dialek
Menurut para pakar bahasa, Sunda memiliki 6 ragam dialek yg terbagi di 6 wilayah. Tapi secara kontras, logat ini terbagi di wilayah Baduy/Banten yg biasa mengpakai bahasa Sunda kasar, di Cirebon-Kuningan-Brebes sedikit kasar hingga sedang, & wilayah asli yg lebih luwes seperti Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Bandung, & wilayah Sunda lainnya.
4. Menyebut huruf F jadi P
Sebenernya orang Sunda dapat menyebut huruf F, tetapi kebiasaan & cara bicaranya yg khas menciptakan penyebutan huruf F jadi canggung & kurang enak diucap. Meski begitu, banyak kok orang Sunda yg namanya pake huruf F, seperti Fajar yg dipanggil Pajar, sampe Fitra yg jadi Pitra, wkwk.
Bahasa daerah gak akan luntur selama kita mau mengpakai & menjaga kelestariannya. Setiap bahasa daerah pun pasti punya keunikkannya masing-maisng. Jadi, apa nih keunikkan bahasa di daerah kamu?
Tulisan ini ditulis oleh Thiara diCangkemanpada tanggal 16 April 2022.
Hari ini 18:21