• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Inilah Ciri-ciri Daging Gelonggongan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Arief
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Arief

IndoForum Beginner A
No. Urut
511
Sejak
13 Apr 2006
Pesan
1.320
Nilai reaksi
19
Poin
38
images


Setiap menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan, saat kebutuhan akan daging meningkat tajam, masyarakat sering "dicekoki" berbagai berita mengenai peredaran daging gelonggongan.

Daging gelonggongan adalah daging yang didapat dari hewan yang sebelum disembelih terlebih dahulu diminumi air secara berlebihan. Bahkan, tak jarang hewan bersangkutan pingsan karena kelebihan minum, baru dipotong.

Tujuan dari pemberian minum berlebih itu adalah untuk mendapatkan timbangan lebih berat sehingga harga jual yang diperoleh secara curang ini lebih mahal.

Meski berita tentang daging gelonggongan itu sering muncul di media, banyak konsumen, terutama ibu rumah tangga, yang belum paham ciri-ciri daging gelonggongan ketika berbelanja di pasar. Berikut adalah sejumlah ciri daging gelonggongan yang disampaikan para pedagang maupun Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan DKI Jakarta:

- warnanya pucat (daging yang masih baik berwarna merah terang dan lemaknya berwarna kekuningan)

- kandungan air sangat tinggi/lebih berair/lembek

- kondisinya agak rapuh sehingga tidak bisa dijadikan sejumlah produk olahan, seperti bakso

- biasanya harganya lebih murah
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.