nurma
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 170780
- Sejak
- 25 Apr 2012
- Pesan
- 1.296
- Nilai reaksi
- 25
- Poin
- 48
Persoalan gaji selalu menjadi alasan utama. Khawatir tak cukup, orang sering kali takut beli rumah. Sekarang buang jauh-jauh pikiran tersebut.
Ada cara atau tips untuk menyiasati itu semua. Meski gaji kecil, tetap saja bisa punya rumah. Bagaimana caranya, ya dengan mencicil tentunya. Setiap bunk sekarang punya program kredit pemilikan rumah atau dikenal dengan KPR.
KPR bisa menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin mencicil rumah namun biaya terbatas. KPR dipinjamkan oleh bunk dengan besaran hingga 90 persen harga rumah yang akan dibeli. Selain bunk ada juga lembaga lainnya yang bisa membantu pembiayaan seperti SMF (Secondary Mortgage Facility) yang membantu pembiayaan sekunder pembelian rumah.
Mau tau tipsnya, lihat halaman klik selanjutnya.
Agar KPR disetujui bunk, ada cara-cara khusus. Seperti
1. Pahami prosesnya
Proses yang pertama kali harus Anda lakukan tentunya memilih properti yang ingin dibeli. Lokasi properti sering menjadi pertimbangan bunk. Paling tidak rumah yang akan dibeli bisa dimasuki kendaraan mobil. Setelah memilih rumah, saatnya memilih bunk yang akan diajukan. Kemudian lakukan booking fee dengan pihak developer. Bawa bukti pemesanan tersebut ke bunk.
Lunasi uang muka kemudian isi form pengajuan dan siapkan semua dokumen yang dibutuhkan. Setelah melakukan pengajuan, bunk akan melakukan survei dan melakukan akad kesepakatan dengan pemohon.
2. Penuhi persyaratan
Tiap bunk hampir memiliki persyaratan yang sama, yaitu: Warga negara Indonesia, berusia 21 tahun atau sudah menikah, KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah), Kartu Keluarga, Surat keterangan kerja, Keterangan penghasilan/slip gaji, NPWP, rekening koran.
3. Tampilan Anda meyakinkan
Tampilah dengan percaya diri dan meyakinkan. Perhatikan pakaian Anda. Pakailah baju yang rapih dan sopan. Buatlah pihak bunk percaya bahwa Anda bisa melunasi uang yang dipinjam. Tunjukkan kalau keuangan Anda dalam keadaan baik.
4. Developer yang asyik
Carilah developer yang bisa memberikan arahan dan siap membantu Anda mencairkan KPR. Tidak semua developer mau repot membantu kliennya. Jadi penting untuk mendapatkan developer yang asyik paling tidak mereka bisa diajak konsultasi dan memberikan masukan.
5. Pilih bunk yang mudah dan ringan
Jangan mengajukan permohonan KPR hanya di satu bunk. Minimal paling tidak ajukan ke 3 bunk. Dan pilihlah bunk yang prosedurnya mudah dan bunga KPR-nya ringan. bunk yang bisa menjadi pertimbangan adalah bunk-bunk baru, bunk syariah, bunk swasta. Jika di bunk plat merah biasanya bunganya tinggi dan prosesnya agak sulit.