• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Ini Tiga Wasiat Kematian Nelson Mandela

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
xdyoX.jpg

Hampir 20 tahun lalu, saat usianya 78 tahun, Nelson Mandela telah memikirkan soal dimana dia akan dikuburkan. Ada tiga wasiat yang disampaikannya kala itu jika dia meninggal dunia.

Diberitakan Mail and Guardian pekan ini, wasiat ini disampaikan pada Januari 1996, saat Mandela masih menjabat Presiden Afrika Selatan. Tidak disebutkan apakah ada wasiat resmi dari Mandela, namun seorang sahabatnya mengingat jelas Mandela menyampaikan tiga hal ini.

Wasiat pertama, Mandela minta dimakamkan di kampung halamannya di Qunu, wilayah Tanjung Timur Afsel. Dia lebih memilih dibaringkan di antara makam nenek moyang dan para pendahulunya dibandingkan di makam pahlawan di ibukota.

Kedua, Mandela ingin agar pemakamannya berlangsung dengan sederhana. Dia mewanti-wanti keluarga dan sahabatnya, agar pemakamannya nanti tidak dilakukan secara kenegaraan dan dengan embel-embel upacara megah.

Wasiat terakhir, dia ingin agar nisannya dibuat dengan batu sederhana, tidak mewah dan besar, tidak pula dibuat bangunan di atasnya. "Dia tidak pernah terlalu memikirkan kematian, tapi dia tidak mau sesuatu yang mewah," kata sahabat keluarga yang tidak disebutkan namanya.

Kondisi Mandela memang dilaporkan telah stabil, tapi dia belum melewati masa-masa kritis. Keluarga dan perwakilan pemerintah telah bersiap untuk kemungkinan terburuk, kematian.

Dilaporkan oleh News24, perwakilan pemerintah dan keluarga awal pekan ini telah bertemu di rumah Mandela di Qunu untuk membicarakan prosesi pemakamannya. Setelah pertemuan tersebut, cucu Mandela, Ndaba Mandela, dilaporkan berkunjung ke pemakaman keluarga Mandela.

Selang dua jam setelahnya, sebuah mesin penggali kubur disiagakan di pemakaman keluarga Mandela di kota tersebut. Mesin penggali diletakkan sekitar 150 meter dari pemakaman.
 
kasihan ya nasibnya, didunia maya beritanya udah meninggal dari kapan2 ternyata orangnya masih hidup
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.