• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ini Saran Presiden Jokowi dalam Berwirausaha

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
wTCo.jpg
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi sejumlah nasihat dalam berwirausaha kepada para wirausahawan muda. Menurut Jokowi yang juga seorang pengusaha mebel ini, dalam melakukan usaha, seseorang tidak perlu banyak pertimbangan, melainkan langsung terjun ke pasar.

"Kalau masuk ke usaha, memang tidak usah jangan banyak mikir. Masuklah dulu, nanti kalau jatuh bangkit lagi. Jangan ada rasa takut masuk usaha. Kalau sudah masuk tolong segera berhitung risiko yang harus dihadapi. Kalau nabrak-nabrak saja, nanti sulit bangkit lagi," jelas Jokowi dalam acara Penghargaan Wirausaha mandilu, di Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Selain itu, menurut dia, seorang wirausahawan, harus berani keluar dari zona nyaman. "Biasanya kalau terlalu nyaman, takut ambil risiko," imbuh Jokowi.

Dalam acara serupa, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), A.A.G.N Puspayoga mengatakan Indonesia masih tertinggal dalam jumlah wirausahawan dibandingkan sejumlah negara di ASEAN. "Jumlah wirausahawan kita hanya 1,65 persen dari 250 juta penduduk. Singapura 7 persen, Malaysia 5 persen, Thailand 4 persen. Jadi kehadiran lomba kewirausahaan nasional ini (mandilu) akan membantu target menjadi 2 persen. Mudah-mudahan akan bantu menaikkan kelas pengusaha kita juga," kata Puspayoga.

Selain itu, Dirut PT bunk mandilu, Budi G Sadiking mengatakan dengan program kewirausahaan ini maka akan membantu mengurangi angka penggangguran Indonesia.

"Angka pengangguran kita 2 juta per tahun, kita baru bisa serap 800.000 per tahun. Kalau jadi bankir kaya saya cuma menyumbang 1 tenaga kerja, tapi kalau usaha kecil 1-5 tenaga kerja. Kalau sudah besar bisa serap 5-20t tenaga kerja," kata Budi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.