facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Menurut kamu, sari buah yang diperas dan disaring itu namanya apa? Jus? Bagaimana dengan buah yang diblender dengan susu? Namanya jus juga?
Nah, di sinilah biasanya letak kesalahan kita dalam membedakan jus dan smoothies. Meskipun sekilas terlihat mirip, sebenarnya jus dan smoothies memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Kelebihan dan kekurangan masing-masing pun berbeda.
Berikut ini Merdeka.com tampilkan uraian selengkapnya yang dirangkum dari Incredible Smoothies dan Simple Green Smoothies.
Perbedaan 1: Jus disaring - Smoothies diblender
Perbedaan mendasar dari jus dan smoothies tentu saja dari cara pembuatannya. Jus dibuat dengan juicer yang dilengkapi ekstraktor atau diproses dengan blender biasa kemudian disaring.
Sementara smoothies dibuat dengan memblender beberapa jenis buah dan sayur. Kadang ditambahkan pula susu, santan, atau spirulina untuk meningkatkan kekentalan.
Perbedaan 2: Jus lebih kaya vitamin - Smoothies lebih kaya serat
Satu gelas jus mengandung lebih banyak vitamin dan mineral daripada smoothies, sebab dibutuhkan lebih banyak buah dan sayur untuk mendapatkan segelas jus.
Sementara itu, cairan dan serat dalam smoothies tidak dipisahkan. Jadi kamu akan mendapatkan kuantitas yang lebih banyak dengan bahan yang sama.
Perbedaan 3: Jus memberikan energi instan - Smoothies memberikan rasa kenyang lebih lama
Kandungan nutrisi dalam jus lebih mudah diserap tubuh, sehingga bisa memberikan 'suntikan' energi instan.
Sementara itu, vitamin dan mineral dalam smoothies lebih lama diproses tubuh. Namun kandungan seratnya yang tinggi berguna untuk memberikan rasa kenyang lebih lama dan menyeimbangkan gula darah.
Selain berbagai nilai plus yang dimiliki, jus dan smoothies juga memiliki kekurangan. Jus memerlukan lebih banyak bahan, karena seratnya tidak diikutsertakan. Jadi kamu juga perlu merogoh kocek ekstra untuk membeli buah dan sayur setiap hari.
Di sisi lain, kamu perlu mengonsumsi smoothie dalam kuantitas yang lebih besar untuk mendapatkan nutrisi yang setara dengan segelas jus.
Kamu bisa memilih untuk mengonsumsi buah dan sayur dalam bentuk jus atau smoothies sesuai dengan kebutuhan. Mana yang ingin kamu coba? Tetapi sebelum bereksperimen dengan juicer dan blender, simak dulu tips berikut.
Juicing
Tips 1: Cuci dan potong
Sebelum memproses buah dan sayur, cuci bersih dulu semua bahan. Setelah itu potong-potong sayur dan buah untuk mempermudah proses juicing.
Tips 2: Tambahkan buah/sayur tinggi kandungan air
Agar kamu bisa mendapatkan jus yang banyak, tambahkan sayur dan buah yang mengandung banyak air. Misalnya saja mentimun, melon, atau seledri.
Tips 3: Tambahkan perasan lemon
Untuk sentuhan terakhir, tambahkan air lemon di atas jus kamu. Air lemon ini berguna untuk menyeimbangkan pH dalam jus yang kamu buat.
Smoothies
Tips 1: Sayur + liquid base + buah
Untuk menghasilkan smoothies yang enak, blender sayur dan liquid base (susu atau santan) terlebih dahulu, kemudian tambahkan buah dan blender kembali sampai halus.
Tips 2: Sayur:buah = 2:3
Agar smoothies tidak terasa langu atau malah pahit, pastikan menggunakan campuran sayur dan buah dengan perbandingan 2:3
Tips 3: Gunakan buah dingin
Untuk mendapatkan smoothies yang segar, lebih baik kamu menggunakan buah yang sudah didinginkan sebagai campuran. Es batu akan membuat smoothies jadi sedikit encer. Ini juga penting untuk mencegah pisau blender jadi terlalu panas dan menjadikan nutrisi smoothies teroksidasi.
Nah, di sinilah biasanya letak kesalahan kita dalam membedakan jus dan smoothies. Meskipun sekilas terlihat mirip, sebenarnya jus dan smoothies memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Kelebihan dan kekurangan masing-masing pun berbeda.
Berikut ini Merdeka.com tampilkan uraian selengkapnya yang dirangkum dari Incredible Smoothies dan Simple Green Smoothies.
Perbedaan 1: Jus disaring - Smoothies diblender
Perbedaan mendasar dari jus dan smoothies tentu saja dari cara pembuatannya. Jus dibuat dengan juicer yang dilengkapi ekstraktor atau diproses dengan blender biasa kemudian disaring.
Sementara smoothies dibuat dengan memblender beberapa jenis buah dan sayur. Kadang ditambahkan pula susu, santan, atau spirulina untuk meningkatkan kekentalan.
Perbedaan 2: Jus lebih kaya vitamin - Smoothies lebih kaya serat
Satu gelas jus mengandung lebih banyak vitamin dan mineral daripada smoothies, sebab dibutuhkan lebih banyak buah dan sayur untuk mendapatkan segelas jus.
Sementara itu, cairan dan serat dalam smoothies tidak dipisahkan. Jadi kamu akan mendapatkan kuantitas yang lebih banyak dengan bahan yang sama.
Perbedaan 3: Jus memberikan energi instan - Smoothies memberikan rasa kenyang lebih lama
Kandungan nutrisi dalam jus lebih mudah diserap tubuh, sehingga bisa memberikan 'suntikan' energi instan.
Sementara itu, vitamin dan mineral dalam smoothies lebih lama diproses tubuh. Namun kandungan seratnya yang tinggi berguna untuk memberikan rasa kenyang lebih lama dan menyeimbangkan gula darah.
Selain berbagai nilai plus yang dimiliki, jus dan smoothies juga memiliki kekurangan. Jus memerlukan lebih banyak bahan, karena seratnya tidak diikutsertakan. Jadi kamu juga perlu merogoh kocek ekstra untuk membeli buah dan sayur setiap hari.
Di sisi lain, kamu perlu mengonsumsi smoothie dalam kuantitas yang lebih besar untuk mendapatkan nutrisi yang setara dengan segelas jus.
Kamu bisa memilih untuk mengonsumsi buah dan sayur dalam bentuk jus atau smoothies sesuai dengan kebutuhan. Mana yang ingin kamu coba? Tetapi sebelum bereksperimen dengan juicer dan blender, simak dulu tips berikut.
Juicing
Tips 1: Cuci dan potong
Sebelum memproses buah dan sayur, cuci bersih dulu semua bahan. Setelah itu potong-potong sayur dan buah untuk mempermudah proses juicing.
Tips 2: Tambahkan buah/sayur tinggi kandungan air
Agar kamu bisa mendapatkan jus yang banyak, tambahkan sayur dan buah yang mengandung banyak air. Misalnya saja mentimun, melon, atau seledri.
Tips 3: Tambahkan perasan lemon
Untuk sentuhan terakhir, tambahkan air lemon di atas jus kamu. Air lemon ini berguna untuk menyeimbangkan pH dalam jus yang kamu buat.
Smoothies
Tips 1: Sayur + liquid base + buah
Untuk menghasilkan smoothies yang enak, blender sayur dan liquid base (susu atau santan) terlebih dahulu, kemudian tambahkan buah dan blender kembali sampai halus.
Tips 2: Sayur:buah = 2:3
Agar smoothies tidak terasa langu atau malah pahit, pastikan menggunakan campuran sayur dan buah dengan perbandingan 2:3
Tips 3: Gunakan buah dingin
Untuk mendapatkan smoothies yang segar, lebih baik kamu menggunakan buah yang sudah didinginkan sebagai campuran. Es batu akan membuat smoothies jadi sedikit encer. Ini juga penting untuk mencegah pisau blender jadi terlalu panas dan menjadikan nutrisi smoothies teroksidasi.

