• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ini makanan olahan yang mengandung lemak trans!

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
fsTv9.jpg
Selain lemak jenuh dan lemak tak jenuh, ada satu lagi jenis lemak yang perlu diketahui oleh semua orang, yaitu lemak trans. LEmak trans dibuat dengan menambahkan hidrogen pada minyak sayur sehingga memberikannya tekstur yang unik dan memperpanjang masa pakai minyak. Namun minyak trans memiliki efek yang buruk untuk kesehatan, bahkan lebih buruk dari lemak jenuh.

Selama ini diketahui bahwa lemak trans bisa menurunkan kadar kolesterol baik dan meningkatkan jumlah kolesterol buruk. Dengan begitu, secara tak langsung mengonsumsi terlalu banyak minyak trans juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, makanan yang mengandung minyak trans sebaiknya diwaspadai.

Berdasarkan penelitian dari New York Department of Health and Mental Hygiene, hampir sembilan persen dari makanan olahan dan kemasan mengandung lemak trans. Berikut adalah beberapa jenis makanan olahan dan kemasan yang sebaiknya Anda waspadai karena mengandung lemak trans, seperti dilansir oleh Apps for Health (02/09).

- kentang goreng dan makanan lain yang digoreng;
- popcorn yang dimasak menggunakan microwave;
- margarin batangan;
- pancake dan biskuit kemasan;
- krimer yang tidak terbuat dari susu;
- kue kering, dan
- cracker

Itulah beberapa makanan yang sebaiknya Anda waspadai karena kandungan lemak trans di dalamnya. Mengonsumsi makanan tersebut boleh-boleh saja, namun perhatikan label pada kemasannya. Jika tertulis lemak trans, sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.