• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Ini Daftar 16 Orang yang Maju Jadi Calon Hakim MK

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Vj1d3.jpg
Tim seleksi Mahkamah Konstitusi mengumumkan hingga hari pendaftaran berakhir Rabu (17/16/2014), total ada 18 orang yang mendaftar dan didaftarkan sebagai calon hakim konstitusi. Namun, dua orang di antaranya mengundurkan diri dan tak bersedia dicalonkan.

Ketua Timsel MK Saldi Isra mengungkapkan 14 orang mengajukan diri melalui email atau melalui dokumen tertulis. Namun, satu orang di antaranya yakni Syarifudin Hasyim, dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, mengundurkan diri. Selain itu, empat orang lain didaftarkan namun satu orang menyatakan tak bersedia yakni Susi Dwi Harijanti, dosen hukum tata negara Universitas Padjajaran yang menyatakan tak bersedia.

Di antara nama-nama yang masuk sebagai calon hakim konstitusi, terdapat Komisioner Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh yang mengajukan pendaftaran sendiri. Selain itu, ada pula Ketua MK Hamdan Zoelva yang diajukan oleh SETARA Institute, Pelapor Khusus PBB untuk HAM, Direktur Eksekutif Imparsial, Presidium Constitutional Democracy Forum, dan Deputi Direktur HRWG. Berikut daftar 16 nama yang akan disaring lebih lanjut oleh tim seleksi untuk mengikuti tes wawancara tahap I:

1. Lazarus Tri Setyawanta Rabala, dosen FH Universitas Diponegoro (mendaftar)

2. Fontian Munzil, hakim ad hoc tingkat banding Tipikor Jawa Barat dan dosen Universitas Islam Nusantara Bandung (mendaftar)
3. Sugianto, dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon (mendaftar)

4. Dhanang Widjiawan, Manajer Regulasi PT Pos Indonesia kantor pusat Bandung dan dosen Poltek Pos Bandung (mendaftar)

5. Krisnadi Nasution, dosen Fakultas Hukum 17 Agustus Surabaya (mendaftar)

6. I Dewa Gede Palguna, dosen hukum tata negara Universitas Udayana (direkomendasikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi Universitas Diponegoro, dosen Fakultas Hukum Untag Semarang, Keluarga Besar Debat Hukum dan Konstitusi Mahasiswa Indonesia)

7. Mu'thiah, PNS Pemkot Banjarmasin (mendaftar)

8. Imam Anshori Saleh, komisioner Komisi Yudisial (mendaftar)

9. Hotman Sitorus, PNS Kementerian Hukum dan HAM (mendaftar)

10. Yuliandri, guru besar Fakultas Hukum Universitas Andalas (mendaftar)

11. Hamdan Zoelva (direkomendasikan oleh Setara Institute, Direktur Eksekutif imparsial, HRWG, dan Presidium Constitutional Democracy Forum).

12. Aidul Fitriaciada Azhari, dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (mendaftar)

13. Franz Astani, notaris (mendaftar)

14. Erwin Owan Hermansyah, dosen Fakultas Hukum Bhayangkara Jakarta Raya (mendaftar)

15. Muhammad Muslih, dosen Fakultas Hukum Universitas Batanghari, Jambi (mendaftar)

16. Indra Perwira, dosen Fakultas Universitas Padjajaran (direkomendasikan oleh Bagian Hukum Tata Negara FH Universitas Padjajaran).

Tim seleksi akan mengumumkan pendaftar yang lolos selesi administrasi pada Kamis (18/12/2014) di Komisi Pemberantasan Korupsi. Selanjutnya, tim seleksi akan melanjutkan proses dengan tahap wawancara pada 22-23 Desember.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.