Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Sebagai orang tua, Anda akan langsung mengetahui jika keadaan fisik anak sedang tidak sehat. Namun bagaimana jika kondisi mental anak tidak sehat? Tanda-tanda gangguan mental pada anak dan orang dewasa tentu berbeda. Oleh karena itu Anda harus jeli melihat hal tersebut demi kesehatan buah hati Anda. Berikut gejala gangguan mental pada anak dilansir Foxnews (28/7) :
Hiperaktif: kesulitan berkonsentrasi, tidak bisa diam dan sulit diatur
Perubahan di sekolah: nilai yang buruk, keluhan sakit perut dan sakit kepala, membuat alasan untuk tidak pergi ke sekolah, sosial, dan perubahan perilaku
Kehilangan minat dalam kegiatan ekstra kurikuler secara teratur
Perubahan tidur: terlalu banyak atau tidak cukup
Makan dan olahraga: makan terlalu banyak atau tidak cukup, terlalu banyak berolahraga, mengonsumsi obat pencahar.
Peningkatan perubahan suasana hati, lekas marah, dan sering lesu
Sering histeris, menangis dan berteriak tanpa ada penyebab yang jelas
Perasaan tidak berharga, tidak berdaya, putus asa, dan kesedihan
Sering merasa cemas dan takut
Menghancurkan properti, suka menyakiti hewan,
Bicara tentang kematian, tidak ingin hidup, dan pikiran untuk bunuh diri.
Jika buah hati Anda mengalami hal di atas, jangan langsung dimarahi. Dekati dia dan segera periksakan ke psikolog.