• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ini Alasan Harga Jual Solar Lebih Murah

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
5UXtI.jpg

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, harga jual solar akan lebih murah dibanding harga jual premium. Hal ini disebabkan pemerintah ingin melakukan subsidi lebih besar pada transportasi umum.

"Usulan harga jual solar lebih rendah itu karena solar menyangkut suatu transportasi. Ini menyangkut dasar dari logistik kita," kata Hatta saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (13/5/2013).

Hatta menambahkan, konsumsi solar biasanya digunakan oleh kendaraan seperti truk atau kendaraan besar hingga kapal laut untuk mengangkut bahan pangan atau logistik. Sementara itu, pengguna lainnya adalah para nelayan.

Untuk itu, pemerintah menilai bahwa sebagian besar pengguna BBM bersubsidi jenis solar ini masih digunakan oleh pengguna angkutan paling bawah. Menanggapi terkait solar sering diselundupkan, Hatta mengatakan bahwa penyelundup harus terus ditertibkan agar tidak terjadi penyelundupan kembali. Sebab, angka penyelundupan BBM bersubsidi kini semakin marak dan jumlahnya semakin besar.

Seperti diberitakan, pemerintah akan membedakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) premium dan solar bersubsidi. Kenaikan harga solar bersubsidi akan lebih kecil dibanding premium.

"Premium dan solar dipisahkan. Solar menyangkut nelayan. Solar akan lebih murah daripada premium," kata Menteri ESDM Jero Wacik di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2013). Sebelumnya, pemerintah berencana menaikkan harga premium dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter.

Kenaikan akan direalisasikan seusai pembahasan Rancangan APBN Perubahan 2013 antara pemerintah dan DPR. Jero mengklaim semua pihak sudah sepakat agar harga BBM bersubsidi dinaikkan. Selanjutnya, kata dia, tinggal membahas kompensasi untuk rakyat yang akan terkena dampak kenaikan harga BBM. Kenaikan harga BBM akan menaikkan inflasi sehingga berdampak kenaikan harga-harga kebutuhan.

"Harus diproteksi. Beras miskin akan ditambah, beasiswa ditambah, program keluarga harapan ditambah. Itu sudah sepakat. Tinggal BLSM (bantuan langsung sosial masyarakat) juga kelihatannya saya tangkap logikanya sudah masuk," kata Jero.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.