Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Testindo.co.id Melakukan pengukuran atau pencarian objek di bawah permukaan tanah sangat penting dilakukan sebagai langkah mengetahui kondisi benda di bawah permukaan tanah. Benda-benda tersebut contohnya adalah pipa listrik, pipa gas, instalasi internet atau benda-benda lainya. Alasan mengerjakan pengukuran ini adalah supaya benda-benda dibawah tanah tersebut tidak jadi masalah di kemudian hari seperti saat proses pembangunan gedung, terowongan atau jalan. Untuk itu dibutuhkan suatu metode survey georadar.
Metode georadar atau dapat disebut juga metode ground penetrating radar (GPR) merupakan suatu langkah pengukuran di bawah permukaan tanah dangkal dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik (radar). Frekuensi yg dipakai biasanya diantara rentang 1 2000 Mhz. Saat frekuensi georadar semakin rendah maka dapat dapat mendeteksi kondisi bawah tanah semakin dalam, namun kalau semakin tinggi frekuensi georadar maka kondisi yg dapat dideteksi semakin dangkal.
Prinsip Kerja Metode Survey Georadar
Metode georadar adalah bagian dari gelombang elektromagnetik (EM), caranya adalah dengan memancarkan frekuensi gelombang pendek ke dalam tanah lalu kemudian merekam pantulan gelombang tersebut. Gelombang elektromagnetik pada frekuensi tersebut dapat menembuh batuan, air, tanah yg dapat dilihat seperti tabel gambar dibawah ini.
Georadar atau ground penetrating radar mempunyai cara kerja yg sesuai dengan radar biasanya, GPR mengirim getaran gelombang diantara 1 - 2000 Mhz ke dalam tanah yg berasal dari antena lalu direkam pemantulan tersebut dengan waktu yg singkat. Saat suatu gelombang getaran GPR menyentuh suatu lapisan atau objek dengan suatu konstanta pada elektrik berbeda, gelombang akan dipantulkan kembali, lalu diterima antena penerima.
Saat mengerjakan pengukuran georadar tidak disarankan ketika hujan, karena dapat berpengaruh petir selain itu tanah atau batuan merupakan material konduktor listrik yg dapat mengakibatkan resolusinya jadi rendah. Dalam pengukuran GPR penetrasi kedalaman akan berkurang karena diakibatkan:
Kapasitas penghantar listrik bertambah
Kandungan air bertambah
Kandungan lempung bertambah
Material kontaminasi konduktor bertambah
Fungsi & Kegunaan Survey Georadar
Metode georadar sering dipakai dalam pemetaan serta mengetahui kondisi utilitas di bawah tanah. Diantaranya utilitas tersebut adalah pipa gas, kabel listrik, kabel internet fiber optic (FO). Bentuk utilitas di bawah tanah ditampilkan dalam bentuk refleksi hiperbolik. Selain untuk survey utilitas survey georadar juga dapat dilakukan untuk aplikasi-aplikasi berikut:
1.Fungsi Georadar Dalam Pemetaan Struktur
Georadar dapat dipakai dalam mendeteksi munculnya retakan/ crack yg ada dalam struktur beton. Pengujian georadar ini merupakan metode yg ampuh untuk mengetahui retakan karena cara penggunaanya yg praktis dengan cara scan pada permukaan beton. Frekuensi yg dipakai dalam mendeteksi keretakan beton mengpakai frekuensi tinggi, dengan rentang frekuensinya antara 1Ghz 2.6 Ghz, frekuensi ini tergantung pada ketebalan beton serta tingkat ketelitian. Inspeksi beton mengpakai metode georadar biasanya untuk mendeteksi adanya retakan pada beton/slab, ketebalan aspal diatas beton & keberadaan rebar serta conduit metal ataupun non metal.
2.Fungsi Georadar Untuk Mendeteksi Benda Cagar Budaya
Metode survey georadar juga dapat dipakai untuk mendeteksi benda cagar budaya, seperti yg dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) dengan pakar geofisika dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabayar serta Univeritas Pertamina dalam pemetaan struktur pada situs sejarah antik Majapahit di wilayah Jombang, Jawa Timur. Untuk lebih lengkapnya dapat baca artikelnya disini.
3.Fungsi Georadar Untuk Lingkungan
Georadar juga dapat berfungsi untuk lingkungan yaitu untuk keperluan pemetaan limbah atau pencemaran di bawah tanah, selain itu georadar juga sudah diaplikasikan untuk mendeteksi isi bawah tanah untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
4.Fungsi Georadar Untuk Assesment Pondasi
Georadar juga dapa dipakai untuk mengukur berbagai tipe pondasi diantaranya adalah: pondasi pada bangunan, pondasi jembatan, pondasi pada tower serta pondasi untuk dermaga pelabuhan.
5.Fungsi Georadar untuk Mendeteksi Tubuh Yang Terkubur di Bawah Tanah
Fungsi Georadar yg lainya adalah dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi adanya tubuh atau jenazah manusia yg terkubur di bawah tanah, biasanya dipakai untuk memindahkan jenazah dari pemakaman yg lama ke area pemakaman yg baru. Namun untuk kondisi ini metode georadar lebih efektif menemukan jenazah yg terkubur dengan peti mati, karena semakin tebal kayu penahan tanah/ peti akan semakin jelas posisi jenazah tersebut.
sumber
Hari ini 16:59
Metode georadar atau dapat disebut juga metode ground penetrating radar (GPR) merupakan suatu langkah pengukuran di bawah permukaan tanah dangkal dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik (radar). Frekuensi yg dipakai biasanya diantara rentang 1 2000 Mhz. Saat frekuensi georadar semakin rendah maka dapat dapat mendeteksi kondisi bawah tanah semakin dalam, namun kalau semakin tinggi frekuensi georadar maka kondisi yg dapat dideteksi semakin dangkal.
Prinsip Kerja Metode Survey Georadar
Metode georadar adalah bagian dari gelombang elektromagnetik (EM), caranya adalah dengan memancarkan frekuensi gelombang pendek ke dalam tanah lalu kemudian merekam pantulan gelombang tersebut. Gelombang elektromagnetik pada frekuensi tersebut dapat menembuh batuan, air, tanah yg dapat dilihat seperti tabel gambar dibawah ini.
Georadar atau ground penetrating radar mempunyai cara kerja yg sesuai dengan radar biasanya, GPR mengirim getaran gelombang diantara 1 - 2000 Mhz ke dalam tanah yg berasal dari antena lalu direkam pemantulan tersebut dengan waktu yg singkat. Saat suatu gelombang getaran GPR menyentuh suatu lapisan atau objek dengan suatu konstanta pada elektrik berbeda, gelombang akan dipantulkan kembali, lalu diterima antena penerima.
Saat mengerjakan pengukuran georadar tidak disarankan ketika hujan, karena dapat berpengaruh petir selain itu tanah atau batuan merupakan material konduktor listrik yg dapat mengakibatkan resolusinya jadi rendah. Dalam pengukuran GPR penetrasi kedalaman akan berkurang karena diakibatkan:
Kapasitas penghantar listrik bertambah
Kandungan air bertambah
Kandungan lempung bertambah
Material kontaminasi konduktor bertambah
Fungsi & Kegunaan Survey Georadar
Metode georadar sering dipakai dalam pemetaan serta mengetahui kondisi utilitas di bawah tanah. Diantaranya utilitas tersebut adalah pipa gas, kabel listrik, kabel internet fiber optic (FO). Bentuk utilitas di bawah tanah ditampilkan dalam bentuk refleksi hiperbolik. Selain untuk survey utilitas survey georadar juga dapat dilakukan untuk aplikasi-aplikasi berikut:
1.Fungsi Georadar Dalam Pemetaan Struktur
Georadar dapat dipakai dalam mendeteksi munculnya retakan/ crack yg ada dalam struktur beton. Pengujian georadar ini merupakan metode yg ampuh untuk mengetahui retakan karena cara penggunaanya yg praktis dengan cara scan pada permukaan beton. Frekuensi yg dipakai dalam mendeteksi keretakan beton mengpakai frekuensi tinggi, dengan rentang frekuensinya antara 1Ghz 2.6 Ghz, frekuensi ini tergantung pada ketebalan beton serta tingkat ketelitian. Inspeksi beton mengpakai metode georadar biasanya untuk mendeteksi adanya retakan pada beton/slab, ketebalan aspal diatas beton & keberadaan rebar serta conduit metal ataupun non metal.
2.Fungsi Georadar Untuk Mendeteksi Benda Cagar Budaya
Metode survey georadar juga dapat dipakai untuk mendeteksi benda cagar budaya, seperti yg dilakukan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) dengan pakar geofisika dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabayar serta Univeritas Pertamina dalam pemetaan struktur pada situs sejarah antik Majapahit di wilayah Jombang, Jawa Timur. Untuk lebih lengkapnya dapat baca artikelnya disini.
3.Fungsi Georadar Untuk Lingkungan
Georadar juga dapat berfungsi untuk lingkungan yaitu untuk keperluan pemetaan limbah atau pencemaran di bawah tanah, selain itu georadar juga sudah diaplikasikan untuk mendeteksi isi bawah tanah untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
4.Fungsi Georadar Untuk Assesment Pondasi
Georadar juga dapa dipakai untuk mengukur berbagai tipe pondasi diantaranya adalah: pondasi pada bangunan, pondasi jembatan, pondasi pada tower serta pondasi untuk dermaga pelabuhan.
5.Fungsi Georadar untuk Mendeteksi Tubuh Yang Terkubur di Bawah Tanah
Fungsi Georadar yg lainya adalah dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi adanya tubuh atau jenazah manusia yg terkubur di bawah tanah, biasanya dipakai untuk memindahkan jenazah dari pemakaman yg lama ke area pemakaman yg baru. Namun untuk kondisi ini metode georadar lebih efektif menemukan jenazah yg terkubur dengan peti mati, karena semakin tebal kayu penahan tanah/ peti akan semakin jelas posisi jenazah tersebut.
sumber
Hari ini 16:59