• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ingin Lebih Berkonsentrasi? Kunyahlah Permen Karet

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
TdMFG.jpg

Apa yang biasa Anda gunakan untuk meningkatkan konsentrasi?

Umumnya orang mengonsumsi kopi, suplemen herbal seperti ginkgo biloba, meditasi, atau tidur untuk membantu mereka meningkatkan konsentrasi. Namun kini ada cara baru yang cukup unik dan relatif mudah. Kunyahlah permen karet!

Studi para ahli dari University of Cardiff menunjukkan, mengunyah permen karet dapat dijadikan alternatif untuk memperbaiki konsentrasi, terutama saat sedang mengerjakan tugas yang bersifat konstan dan dalam waktu lama.

"Penelitian sebelumnya sudah menunjukkan bahwa mengunyah permen karet memberikan keuntungan dalam kognitif seseorang. Dalam studi ini, kami memfokuskan pada tugas pendengaran yang melibatkan memori jangka pendek," ujar Kate Morgan, penulis studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Psychology ini.

Para peneliti membagi 38 orang peserta ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diperbolehkan untuk mengunyah permen karet dan kelompok lainnya tidak. Selama setengah jam, dibacakan dengan keras angka 1 sampai 9. Para peserta diminta mencatat apabila ada kombinasi angka tertentu, seperti 5-8-1.

Para peserta yang tidak mengunyah permen karet memulai tes lebih baik daripada mereka yang tidak. Menariknya, para peneliti menemukan bahwa selanjutnya, peserta yang mengunyah permen karet lah yang mengakhiri tes dengan jawaban yang lebih akurat, serta respon yang lebih cepat.

"Menariknya, peserta yang tidak mengunyah permen karet meskipun lebih baik di awal tes, tetapi di akhir tes justru dikalahkan oleh peserta yang mengunyah permen karet," ujar Morgan dalam rilis berita.

"Hal ini menunjukkan bahwa permen karet dapat membantu untuk fokus pada tugas yang berlangsung dalam waktu yang lama," simpulnya.
 
Bisakah Sikat Gigi diganti Permen Karet?

Permen karet banyak dijadikan pilihan makanan untuk membersihkan mulut usai makan. Selain praktis, rasa mint yang ditawarkan dari permen karet membuat mulut terasa segar seperti usai sikat gigi. Lantas, bisakah permen karet menggantikan fungsi sikat gigi?

“Permen karet itu sendiri sebetulnya sudah mulai dianjurkan direkomendasikan karena mengunyah itu merangsang air liur dimana air liur kita mengandung anti kuman dan meningkatkan Ph. Tapi permen karet bukan pengganti sikat gigi,”kata Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg. Zaura Rini Anggraeni MDS.

Akan tetapi, lanjutnya, permen karet yang dianjurkan yang bebas mengandung gula. “Sugar free yang bebas gula dan harus mengandung fluor,”ujarnya.

Anjuran untuk menjaga kesehatan gigi, menurut Zaura, hal tersebut berdasarkan riset yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada tahun 2007 dimana menyatakan bahwa sebanyak 72,1 persen masyarakat Indonesia mempunyai gigi berlubang. “Rata-rata setiap orang menyimpan lima gigi berlubang di dalam mulutnya,”jelasnya.

Persatuan Dokter Gigi Indonesia merespon positif upaya PT Unilever Indonesia Tbk melalui Pepsodent untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan Kampanye Senyum Sehat Indonesia Kini dan Nanti.

“Kalau gigi sudah mati memang tidak sakit, tetapi itu menyebabkan bau mulut tidak sedap dan sewaktu-waktu bengkak, kumannya itu bisa masuk ke aliran darah dan masuk ke tubuh yang lain, bisa menyebabkan sakit jantung, ginjal dan sendi. Luar biasa beban yang diakibatkan oleh gigi yang tidak dirawat. Saya rasa kampanye ini, kami dari PDGI mendukung, karena ini pencegahan tidak hanya kepada gigi saja tapi kesehatan tubuh,”tambahnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.