• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ingat, Besok Pagi Bakal Ada Gerhana Matahari

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
gYkza.jpg

Fenomena gerhana matahari akan terjadi pada Jumat (10/5/2013) pagi besok. Beberapa wilayah akan mengalami gerhana matahari cincin (GMC), sementara beberapa wilayah lain hanya akan mengalami gerhana matahari sebagian (GMS).

Fenomena gerhana matahari terjadi akibat posisi Matahari, Bulan, dan Bumi yang segaris. Bumi menghalangi cahaya Matahari yang masuk ke Bumi. Tiga macam fenomena bisa terjadi, mulai GMC, GMS, dan gerhana matahari total (GMT).

GMT terjadi bila seluruh Bulan menutupi piringan Matahari. Sementara itu, GMS terjadi bila hanya sebagian piringan Matahari yang tertutupi. GMC adalah yang terunik. Bayang-bayang Bulan yang menutupi permukaan Matahari tidak sampai ke Bumi. Matahari akan tampak seperti cincin api.

Pakar astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan, "Fenomena kali ini adalah gerhana matahari cincin. Tapi gerhana matahari cincin hanya bisa dilihat di Pasifik. Indonesia akan mengalami gerhana matahari sebagian."

Menurut Thomas, seluruh Indonesia, kecuali Sumatera Utara, bisa menikmati GMS kali ini. Hanya, durasi gerhana yang bisa disaksikan di setiap wilayah berbeda. Indonesia bagian timur punya peluang lebih besar untuk menyaksikan seluruh proses gerhana.

"Untuk wilayah Jawa, begitu Matahari terbit sudah mengalami gerhana. Wilayah Jawa tidak bisa melihat gerhana maksimum, hanya bagian akhir gerhana saja yang terlihat. Kalau Sulawesi, Maluku dan Papua bisa melihat gerhana dari awal sampai akhir," papar Thomas.

Thomas saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/5/2013), mengatakan, "Jawa bagian barat akan menyaksikan gerhana sangat sebentar. Pukul 06.30 WIB, gerhana sudah benar-benar berakhir. Untuk wilayah Papua, gerhana bisa disaksikan lebih dari satu jam."

Untuk menyaksikan fenomena ini, syaratnya harus bangun lebih awal, terutama yang berada di wilayah barat Indonesia. Thomas mengungkapkan bahwa gerhana pasti bisa disaksikan kecuali terdapat awan atau hujan yang mengganggu pandangan ke langit. Pelindung diperlukan untuk menyaksikan gerhana Matahari.

Tahun 2013 ini, akan ada dua gerhana matahari yang bisa dilihat. Gerhana matahari berikutnya akan terjadi pada 3 November 2013 mendatang. Beberapa wilayah akan mengalami gerhana matahari total, sementara wilayah lain akan bisa melihat gerhana matahari sebagian.
 
Gerhana matahari sebagian (GMS) akan terjadi pada Jumat (10/5/2013) pagi besok. Pada saat gerhana, Matahari akan punya kenampakan unik karena sebagian piringannya "dimakan" oleh Bulan yang menutupinya.

Astrofisikawan dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan, "Saat terbit, Matahari akan tampak berbentuk tanduk karena fenomena gerhana yang terjadi."

Matahari yang berbentuk tanduk saat terbit bisa dilihat di wilayah Jawa, termasuk Jakarta. Bagian kanan bawah piringan Matahari akan tampak cuil, merepresentasikan bagian yang tertutup oleh Bulan. Masyarakat bisa menyaksikan kenampakan ini tepat saat Matahari terbit.


gms-10-mei-2013-ketampakan-jakarta.jpg

Kenampakan Matahari saat terbit dari wilayah Jawa. Dok: Thomas Djamaluddin

Di Sulawesi, kenampakan Matahari akibat gerhana bahkan lebih beragam. Hal ini karena lebih banyak fase gerhana yang bisa dilihat. Jawa hanya bisa menyaksikan fase akhir gerhana. Sementara itu, wilayah Makassar bisa menyaksikan saat awal, puncak, dan akhir gerhana.
Di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan; gerhana matahari bisa dilihat sejak saat Matahari terbit hingga sekitar pukul 07.37 Wita. Berbeda dengan di Jawa, saat terbit, Matahari di Makassar akan tampak cuil di bagian atas.

Seiring pergerakan Bulan, kenampakan dan bagian Matahari yang cuil pun akan berubah. Saat puncak gerhana, Matahari menyerupai bulan sabit, tetapi lebih tebal. Pada saat akhir, Matahari akan tampak serupa tanduk.

gms-10-mei-2013-ketampakan-makassar-terbit.jpg


Kenampakan Matahari saat awal fase gerhana dari wilayah Makassar. Dok: Thomas Djamaluddin.​
gms-10-mei-2013-ketampakan-makassar-puncak.jpg
Kenampakan Matahari saat puncak gerhana dari wilayah Makassar. Dok: Thomas Djamaluddin.​
gms-10-mei-2013-ketampakan-makassar-0725-wita.jpg
Kenampakan Matahari saat akhir gerhana dari wilayah Makassar. Dok: Thomas Djamaluddin.​

Kenampakan Matahari mirip dengan di Makassar juga bisa dilihat di wilayah Indonesia timur, seperti Jayapura. Pada puncak gerhana, dari Jayapura tampak bahwa bagian Matahari yang tertutupi oleh Bulan lebih besar. Di Jayapura, gerhana bisa dilihat dari pukul 06.37 hingga 09.22 WIT.
gms-10-mei-2013-ketampakan-jayapura-0700-wit.jpg
Kenampakan Matahari saat awal gerhana dari wilayah Jayapura. Dok: Thomas Djamaluddin.​
gms-10-mei-2013-ketampakan-jayapura-puncak-wit.jpg
Kenampakan Matahari saat puncak gerhana dari wilayah Jayapura. Dok: Thomas Djamaluddin.​

gms-10-mei-2013-ketampakan-jayapura-0900-wit.jpg
Kenampakan Matahari saat akhir gerhana dari wilayah Jayapura. Dok: Thomas Djamaluddin.​

Thomas menguraikan, perubahan kenampakan Matahari selama gerhana terjadi karena gerakan bulan. "Pada saat awal gerhana bulan bergerak dari arah barat lalu perlahan bergerak ke timur mendekati akhir gerhana," katanya.

Matahari yang berbentuk mirip bulan sabit mencerminkan fase puncak gerhana. Sementara Matahari yang berbentuk tanduk mencerminkan fase akhir gerhana, Bulan mencuil bagian bawah piringan Matahari.

Untuk besarnya piringan Matahari yang "dimakan" oleh Bulan, Thomas mengungkapkan bahwa hal tersebut tergantung pada lokasi tempat melihat. Pada lokasi yang lebih tepat, piringan Matahari tampak cuil lebih besar.

Sementara itu, untuk gerhana kali ini, tutupan piringan Matahari maksimum bisa dilihat dari wilayah Pasifik. Dari sana akan tampak fenomena gerhana matahari cincin. Cincin api akan tampak pada pinggiran permukaan Matahari.

Fenomena gerhana matahari cincin adalah yang terunik. Fenomena ini terjadi karena bayang-bayang Bulan yang menutupi permukaan Matahari tidak sampai ke Bumi. Gerhana matahari cincin pernah terjadi di Indonesia pada tahun 2009.

Tahun ini, akan ada dua fenomena gerhana matahari. Gerhana matahari berikutnya akan terjadi pada 3 November 2013. Saat itu, beberapa wilayah akan berpotensi mengalami gerhana matahari total.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.