yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi Agustus meningkat ketimbang Juli, inflasi Agustus, berada di kisaran 0,95 persen. Meski demikian, angka inflasi yang belum menembus satu persen dinilai cukup rendah karena adanya kebijakan pemerintah.
Pengamat ekonomi asal UGM Tony Prasetiantono menilai salah satu alasan inflasi masih relatif rendah, lantaran harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang tidak mengalami kenaikan.
"Dengan kata lain, rendahnya inflasi terjadi karena pengorbanan subsidi BBM yang besar, atau pengorbanan fiskal (APBN)," ungkap dia dalam pesan singkatnya kepada Okezone di Jakarta, Senin (3/9/2012).
Menurut dia, meskipun membuat inflasi terjaga, namun danang tersebut mestinya dipakai untuk memberi stimulus fiskal. "Misalnya membangun infrastruktur yang dampak positifnya berdimensi jangka panjang," tukas dia.
Sebelumnya, BPS mencatat angka inflasi pada Agustus 2012 berada pada kisaran 0,95 persen. Angka tersebut, jauh lebih tinggi ketimbang inflasi di Juli sebesar 0,70 persen. Untuk tahun kalender 2012 inflasi di kisaran 3,48 persen, sementara secara year on year (yoy) berada di kisaran 4,58 persen. Sedangkan untuk komponen inti inflasi sebesar 0,97 persen, secara yoy sebesar 4,16 persen.