AleXandria
IndoForum Newbie C
- No. Urut
- 107327
- Sejak
- 21 Okt 2010
- Pesan
- 164
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JAKARTA, KOMPAS.com- Membanggakan, 12 pelajar SMP Indonesia berhasil meraih 3 medali emas, 5 perak, dan 4 perunggu di ajang Olimpiade Sains Junior Internasional atau 7th International Junior Science Olimpiad (IJSO). Olimpiade internasional yang berlangsung 1-11 Desember 2010 di Abuja, Nigeria, itu diikuti 34 negara.
Hari Rabu (13/12/2010), siang tadi, para pelajar yang telah mengharumkan nama IIndonesia itu diterima Menteri Pendidikan Nasional M Nuh. Pada kesempatan itu, Nuh menjanjikan beasiswa sampai S1.
IJSO adalah ajang kompetisi tahunan bidang ilmu pengetahuan alam mencakup mata pelajaran Fisika, Biologi, Kimia, dan Matematika untuk kelompok usia 15 tahun tingkat SMP. Kompetisi yang pertama kali digagas oleh Indonesia pada 2004 ini bertujuan untuk mendorong anak-anak muda mencintai ilmu pengetahuan alam dan mengembangkan komunikasi internasional dalam bidang sain.
Medali emas diraih oleh Muhamad Iqbal Ibrahim (SMP Pribadi Depok), Richard Akira Heru (SMP DL Dominico Savio, Jawa Tengah), dan Fransisca Susan (SMP St. Ursula Jakarta).
Medali perak dipersembahkan I Made Gita Narendra Kumara (SMPN 1 Negara, Bali), Mikael Harseno Subianto (SMP Susteran Purwokerto), dan Putu Ivan Budi Gunawan (SMPN 1 Tabanan, Bali), Yoga Rafinika (SMP Sragen Bilingual Boarding School), dan Faisal Puji Nugroho (SMPN 68 Jakarta).
Adapun peraih medali perunggu adalah Mardika Firlina (SMP Pribadi School Bandung), Titis Setiyobudi (SMPN 1 Kauman Tulungagung), Anang Rizki Muharom (SMPN 2 Semarang), dan Nurul Falahiyyah Bahri (SMPN 1 Sumenep).
Indonesia juga berhasil meraih terbaik ketiga best experimental atas nama Yoga Rafinika dan Mardika Firlina. Sedangkan Taiwan menjadi negara pemenang terbaik di tes teori, sementara terbaik di bidang percobaan atau eksprimen diraih India.
Hari Rabu (13/12/2010), siang tadi, para pelajar yang telah mengharumkan nama IIndonesia itu diterima Menteri Pendidikan Nasional M Nuh. Pada kesempatan itu, Nuh menjanjikan beasiswa sampai S1.
IJSO adalah ajang kompetisi tahunan bidang ilmu pengetahuan alam mencakup mata pelajaran Fisika, Biologi, Kimia, dan Matematika untuk kelompok usia 15 tahun tingkat SMP. Kompetisi yang pertama kali digagas oleh Indonesia pada 2004 ini bertujuan untuk mendorong anak-anak muda mencintai ilmu pengetahuan alam dan mengembangkan komunikasi internasional dalam bidang sain.
Medali emas diraih oleh Muhamad Iqbal Ibrahim (SMP Pribadi Depok), Richard Akira Heru (SMP DL Dominico Savio, Jawa Tengah), dan Fransisca Susan (SMP St. Ursula Jakarta).
Medali perak dipersembahkan I Made Gita Narendra Kumara (SMPN 1 Negara, Bali), Mikael Harseno Subianto (SMP Susteran Purwokerto), dan Putu Ivan Budi Gunawan (SMPN 1 Tabanan, Bali), Yoga Rafinika (SMP Sragen Bilingual Boarding School), dan Faisal Puji Nugroho (SMPN 68 Jakarta).
Adapun peraih medali perunggu adalah Mardika Firlina (SMP Pribadi School Bandung), Titis Setiyobudi (SMPN 1 Kauman Tulungagung), Anang Rizki Muharom (SMPN 2 Semarang), dan Nurul Falahiyyah Bahri (SMPN 1 Sumenep).
Indonesia juga berhasil meraih terbaik ketiga best experimental atas nama Yoga Rafinika dan Mardika Firlina. Sedangkan Taiwan menjadi negara pemenang terbaik di tes teori, sementara terbaik di bidang percobaan atau eksprimen diraih India.