• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Indonesia Gandeng India Luncurkan Satelit

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Research Organisation India (ISRO) bersedia meluncurkan satelit nano INSPIRE-IiNUSAT milik Indonesia. Kabar itu dikutip dari buletin Sukria Volume I Nomor 9 Januari 2012 yang diterbitkan KBRI New Delhi dan diterima ANTARA di Jakarta, Senin (30/1).

Rencananya hal itu akan dibahas pada pertemuan antara tim INSPIRE-IiNUSAT Indonesia dengan ISRO pada 28 Desember 2011 di Bangalore, India.

Prosesnya, INSPIRE-IiNUSAT akan mengirimkan permintaan tertulis pada ISRO yang kemudian akan menyanggupi permintaan tersebut dengan biaya serendah mungkin karena digunakan untuk keperluan pendidikan. Kesepakatan tersebut sebenarnya bukan hal baru, melainkan kelanjutan dari kerja sama antara ISRO dan LAPAN yang sudah terjalin sejak tahun 1999.

"Kami berharap kerja sama ini semakin intensif bahkan bisa diperluas untuk kawasan ASEAN secara kesuluruhan," kata Direktur ISRO, SK Shivakumar.

Menyambut tawaran tersebut, Ketua Tim INSPIRE Indonesia, Tri Kuntoro Priyambodo menyampaikan keinginan yang sama agar kerja sama bisa semakin ditingkatkan. Bahkan dalam konteks Indonesia, ISRO diharapkan juga bisa bekerja sama dengan kampus-kampus Indonesia.

"Kedepannya, kami ingin ISRO juga siap untuk meluncurkan satelit-satelit lainnya yang akan dihasilkan perguruan tinggi di Indonesia," katanya.

Untuk semakin memantapkan rencana kerja sama, kedua pihak mulai mendiskusikan hal-hal teknis. Beberapa ilmuwan ISRO seperti Dr BS Chandrasekar, Dr Hedge, Dr Gowrisankar, dan Ramalingam menanyakan dimensi, ketinggian orbit, jalur orbit, antenna dan ukurannya, frekuensi komunikasi yang dipakai dan hal-hal lain yang berkaitan dengan penempatan satelit di roket peluncuran PSLV (PolarSatellite Launcher Vehicle).

Melihat keseriusan kedua pihak dalam kerja sama, Duta Besar Indonesia untuk India, Andi M Ghalib menyampaikan rasa gembira dan bangganya. Menurutnya, kerja sama itu diharapkan semakin meningkatkan hubungan Indonesia dan India yang selama ini mengalami pasang surut dan bisa meningkatkan mutu pendidikan kedua negara.

"Saya optimistis bahwa kerja sama sangat berguna untuk peningkatan hubungan Indonesia-India dan peningkatan kualitas pendidikan di kedua negara," ujar Dubes Andi.

liputan6
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.