• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Indonesia Butuh Cabai Lebih dari 1,5 Juta Ton

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
LBhM.jpg
Menteri Pertanian Suswono mengajak para petani agar menanam cabai. Ini karena produksi nasional masih di bawah kebutuhan.

Dari data Badan Pusat Statistik, konsumsi cabai pada 2013 mencapai 1,72 juta ton yang terdiri dari 1,03 juta ton cabai keriting dan cabai besar, serta 698.000 ton cabe rawit hijau dan cabe rawit merah. Pada tahun ini kebutuhan dipastikan lebih dari 1,52 juta ton.

"Sedangkan sasaran produksi kami 1,47 juta ton," kata Suswono saat menghadiri Gerakan Tanam Pohon Cabai Dalam Pekarangan Rumah, di Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 22 April 2014.

Gerakan Tanam Pohon Cabai dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk merespons harga cabai yang terus melonjak. Gerakan ini dapat dilaksanakan di mana saja. "Warga menanam cabai di dalam pot atau pekarangan rumah masing masing, sehingga tidak ada alasan harga cabai mahal."

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang mengikuti acara itu mengakui mahalnya cabai tak lepas dari Undang-undang Perdagangan yang diproduksi kolonial. "Hingga saat ini Undang-undang belum direvisi," katanya.

Karenanya, dia akan mengusulkan revisi sebagai bentuk legitimasi perdagangan Indonesia, sehingga mensejahterakan petani dan pedagang.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.