JAKARTA - Indonesia berencana membeli lagi tiga unit pesawat tempur jenis Sukhoi dari Rusia. Bulan depan, satu Sukhoi dipastikan tiba di tanah air menyusul dua lainnya pada tiga bulan mendatang.
"Kami baru saja selesaikan letter of credit �dari bunk Indonesia dan sudah disepakati. Insya Allah bulan depan datang satu Sukhoi," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (10/12/2008).
Sehingga, lanjut Menhan, dalam waktu dua tahun terakhir akan mendapatkan tambahan enam buah pesawat Sukhoi. "Total danang yang dikeluarkan sebanyak USD235 juta," katanya.
Menhan juga mengiyakan tujuan pembelian pesawat tersebut untuk meningkatkan keamanan. Namun lebih dari itu untuk mengimbangi teknologi pertahanan seperti dimiliki negara-negara tetangga.
"Sukhoi itu dapat mengimbangi pesawat tempur sejenis yang dimiliki negara tetangga, misalnya F18 milik Malaysia, atau F15 dan F16 milik Singapura. Jadi hanya untuk kesetaraan teknologi, walaupun jumlahnya sedikit tapi tingkat teknologinya setara," jelasnya.
wow.. akhirnya indo beli pesawat tempur.. siap perang jg nih indo /heh
"Kami baru saja selesaikan letter of credit �dari bunk Indonesia dan sudah disepakati. Insya Allah bulan depan datang satu Sukhoi," ujar Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (10/12/2008).
Sehingga, lanjut Menhan, dalam waktu dua tahun terakhir akan mendapatkan tambahan enam buah pesawat Sukhoi. "Total danang yang dikeluarkan sebanyak USD235 juta," katanya.
Menhan juga mengiyakan tujuan pembelian pesawat tersebut untuk meningkatkan keamanan. Namun lebih dari itu untuk mengimbangi teknologi pertahanan seperti dimiliki negara-negara tetangga.
"Sukhoi itu dapat mengimbangi pesawat tempur sejenis yang dimiliki negara tetangga, misalnya F18 milik Malaysia, atau F15 dan F16 milik Singapura. Jadi hanya untuk kesetaraan teknologi, walaupun jumlahnya sedikit tapi tingkat teknologinya setara," jelasnya.
wow.. akhirnya indo beli pesawat tempur.. siap perang jg nih indo /heh
