Sosmed MMI
IndoForum Newbie D
- No. Urut
- 282168
- Sejak
- 16 Okt 2013
- Pesan
- 72
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 6
Jakarta, GEO ENERGI - Kalau dulu Indonesia menjadi negara anggota OPEC tetapi keluar setelah menjadi negara importir minyak bumi, maka pada saatnya nanti Indonesia akan menjadi negara importir gas alam mengingat konsumsi di dalam negeri semakin besar. Padahal saat ini masih menjadi negara eksportir gas alam terutama ke Singapura dan China.“Sekarang saja sebenarnya Indonesia sudah menjadi negara importir gas alam seperti LPG untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, meski sekarang LNG tetap diekspor ke Singapura dan China” ungkap sumber Geo Energi di pemerintahan, baru-baru ini.Menurutnya, Indonesia bisa menjadi negara importir gas alam paling cepat tahun 2020 nanti ketika Kepodang, Arun, Natuna, Badak, Tangguh dan Bontang sudah habis, sedangkan semakin jarang penemuan ladang gas alam yang baru.
Dikatakannya, tanda-tanda Indonesia akan menjadi negara importir gas alam semakin terlihat dengan dibangunnya FSRU LNG di Teluk Jakarta., Lampung, Medan dan Cilacap.
Sebenarnya secara bisnis dan ekonomis, lebih baik impor gas alam daripada mengkonsumsi gas dalam negeri. Sebab harga gas alam impor dari Singapura hanya 6 dollar per MMBTU, sedangkan harga di dalam negeri mencapai 15 dollar per MMBTU.
“Mengapa gas alam dari Tangguh diekspor ke China dengan harga sangat murah, sedangkan harga di dalam negeri lebih mahal, kan lebih baik untuk kebutuhan dalam negeri,” tanyanya.
Memang gas alam Tangguh Papua terpaksa dijual ke China dengan harga 3,7 dollar per MMBTU, memang waktu perjanjian jula beli itu dibuat tahun 2003 di era Presiden Megawati, harga gas alam masih murah.
- See more at: http://www.geoenergi.co/read/gas/1750/indonesia-akan-menjadi-negara-importir-gas-alam/#.Uzoa0qLov5M
Dikatakannya, tanda-tanda Indonesia akan menjadi negara importir gas alam semakin terlihat dengan dibangunnya FSRU LNG di Teluk Jakarta., Lampung, Medan dan Cilacap.
Sebenarnya secara bisnis dan ekonomis, lebih baik impor gas alam daripada mengkonsumsi gas dalam negeri. Sebab harga gas alam impor dari Singapura hanya 6 dollar per MMBTU, sedangkan harga di dalam negeri mencapai 15 dollar per MMBTU.
“Mengapa gas alam dari Tangguh diekspor ke China dengan harga sangat murah, sedangkan harga di dalam negeri lebih mahal, kan lebih baik untuk kebutuhan dalam negeri,” tanyanya.
Memang gas alam Tangguh Papua terpaksa dijual ke China dengan harga 3,7 dollar per MMBTU, memang waktu perjanjian jula beli itu dibuat tahun 2003 di era Presiden Megawati, harga gas alam masih murah.
- See more at: http://www.geoenergi.co/read/gas/1750/indonesia-akan-menjadi-negara-importir-gas-alam/#.Uzoa0qLov5M