• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Indomie, Indonesia dan Globalisasi

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Sedang browsing ketika tidak sengaja nemu di you tube, url nya : http://uk.youtube.com/watch?v=onANZO8sxlg&feature=user, memang udah basi kalo boleh dibilang begitu tapi tetap lucu. Ada yang tidak terima kalo Indomie dibilang produk Nigeria. Entah benar tidak adanya klaim kalo Indomie itu produk Nigeria, yang jelas video di you tube menunjukkan kalo di Tesco Indomienya diembel-embeli Nigerian chicken flavour. Merasa tertarik aku coba browse dengan search “Indomie Nigeria” dan ketemulah url berikut http://anotherfool.wordpress.com/2007/11/29/indomie-makanan-pokok-nigeria/#more-411. Ternyata sih benar-benar surprising kalo sampai ada yang ngotot dan bilang itu produk Nigeria.

indomie.jpg


Menarik sekali mencermati apa yang diomongin di web pages tersebut. Terasa adanya nasionalisme (siapa bilang pelajaran PSPB dan PMP dulu nggak ada gunanya. Memangnya sekarang masih diajarkan di sekolah?).

Walaupun cuma produk komersial mie instant, yang secara technology tidaklah tinggi (tapi jangan salah menurut sebuah polling ditahun 2000 mie instan dianggap salah satu penemuan terpenting bangsa Jepang-invention of the century-mengalahkan karaoke dan compact disc) tapi diterimanya produk tersebut dipasar dunia setidaknya menunjukan kualitasnya. Seakan juga menunjukkan kualitas Indonesia bisa diterima di dunia. Tentu saja ini hal yang membanggakan.

Dan tentu saja kalo hal yang ‘baik’ terus diklaim sebagai ‘kemampuan’ bangsa lain ya ada kesal-nya. Tapi secara jujur ada kebanggaan juga karena ternyata karya kita juga ada yang ‘mauin’. Tapi yang ini bukan seperti berbagai karya budaya kita yang sering diakui sebagai produk asli Malaysia (Malingsia, begitu rekan-rekan sering menyebutnya).

Sebenarnya produk-produk Indonesia banyak yang mendunia. Beberapa pabrik di Indonesia cukup punya kredibilitas di pasar Amerika, semisal produk peralatan dapur yang dengan mudah ditemukan didepartment store terkemuka macam Macy’s, SEARS, Wall Mart dan lainnya, bila dilihat secara teliti pasti dicantumkan country of origin-nya ‘made in Indonesia’.

Bedanya adalah produk-produk frypan, stock pot, saucepan dan ‘pan-pan’ lainnya yang tersebar di dept. store Amerika ini tidak menggunakan brand original, lebih sebagai produk generik. Ciri produk Indonesianya tidak kelihatan. Sampai pernah ada teman yang dengan bangga menunjukan cetakan kue yang dibelinya di Wilton ketika ia pulang dari liburan di US sana, yang ternyata adalah produk sebuah perusahaan besar di Jawa Timur.

indomie1.jpg

Atau juga produk-produk assesori olahraga, seperti sepatu, sport shirt bermerk global yang juga sering dijumpai berlabel made in Indonesia. Bukan jiplakan, ini memang hasil toll manufacturing pemilik brand atau istilahnya make to order.

Tapi kasus Indomie sedikit beda. Indomie jelas di Indonesia juga sudah ‘top markotop’ istilah kerennya. Siapa sih di Indonesia yang nggak tau Indomie (apalagi Indomie goreng). Konon kalau tidak salah setahun Indomie ini diproduksi mencapai lebih dari sepuluh milyar bungkus. Khususnya bagi para lajang kost-kostan, makanan ini sudah kayak trade mark.

Brand Indomie inilah yang kemudian hinggap di rak-rak supermarket berbagai negara dengan menterengnya. Jelas siapa yang tidak bangga. Apalagi kalo sampai digilai seperti di Nigeria. Sepertinya keadaan ini mewakili dan bukti bahwa selera Indonesia juga adalah selera dunia. Bahwa kemampuan kita diakui keunggulannya oleh pasar dunia.

Seperti punya juara dunia gitu.

Walaupun rasanya memang romantisme nasionalisme lebih mudah timbul ketika kita sedang jauh di rantau di negeri orang. Tapi peran pasar nasional dalam membesarkan suatu produk juga sangat penting.

Dan jika suatu brand sudah mengglobal maka brand tersebut akan menjadi milik masyarakat dunia. Seperti Blue band milik unilever, Coca cola atau pepsi. Brand adalah satu-satunya identitas asli produk tersebut, sedang country of originnya bisa macam-macam. Seperti juga Indomie yang ternyata diproduksi juga di Nigeria. Tapi tetap saja kita bisa dengan bangga mengatakan jika produk itu berasal atau aslinya dari negara kita. Kalo sudah demikian brand original bisa juga secara tidak langsung menjadi duta bangsa.

Lalu sebaliknya bagaimana dengan perkembangan brand-brand global yang deras menyerbu Indonesia karena era keterbukaan pasar? Jangan salah brand global khususnya produk-produk FMCG (Fast Moving Consumer Goods) tersebut sebagian besar diproduksi di Indonesia.

Tidak bisa tidak. Di era pasar bebas, para pengusaha harus berani bersaing dengan terus mengasah keterampilan, adu cerdik dan memiliki semangat tidak mau kalah, untuk mengimbangi kekuatan global yang diusung produk tersebut. Tentunya yang diuntungkan adalah pasar atau konsumen tepatnya.

Memang persaingan dalam ekonomi bertujuan menciptakan keuntungan bagi pasar atau konsumen untuk memperoleh sesuatu secara ekonomis walaupun sering juga berakhir manipulatif bila melewati batas wajar, yang berakhir buruk bagi konsumen. Seperti kasus produk-produk China yang melewati batas keekonomisan dan berakhir memanipulasi berbagai hal-hal di luar kewajaran dalam produksinya hanya demi mengejar apa yang disebut ‘murah’.

Semacam on the job training. Persaingan dengan produk global, seperti sebuah liga sepak bola yang mengijinkan adanya pemain asing untuk mendongkrak permainan kearah lebih bermutu yang akhirnya bisa meningkatkan kemampuan pemain lokal. Setidaknya dengan masuknya produk-produk global para pengusaha Indonesia bisa melihat kualitas yang ditawarkannya, kemudian membandingkan harganya, belum lagi kalau melihat besaran remunerasi yang diberikan perusahaan global kekaryawan mereka. Dari sana bisa dipetik pelajaran tentang mutu yang berujung pada pengembangan manajemen dan effisiensi untuk mengimbangi harga ekonomis brand global yang biasanya selalu memiliki operasi yang sangat praktis, efektif dan effisien hingga mampu menciptakan keekonomisan.

Pasar bebas dengan semangat globalisasi yang lintas negara memang bisa menjadi ajang pembuktian kemampuan suatu bangsa. Setidaknya dengan Indomie, Indonesia bisa menunjukan kalo kita juga innovatif, tahu kualitas dan mampu menciptakan produk bermutu. Viva Indomie. Viva Indonesia.
 
pertamax........./gg asek nyolong kesempatan si gelionsa

indomie seleraku............emang manteb dah indonesia :D
 
wah gk PETROMAX....

emg dlo ada yg share gambar indomie di afrika :D

n8204624316032826861nt5.jpg


Ini Bukan Di Irian Ataw di Papua New Guinea :D
 
di hongkong kaget gw ada truck gambarnya indomie hehehhe
 
emang banyak Indomie dimana mana, hwhwhw gw juga ngga percaya pas liat ada indomi di supermarket hwhwhwhw....
 
wew jadi indomie jadi favorite orang2 donk..

nice... ^^ /no1

emank enak c.. praktis lagi.. cuma skg uda ga makan indomie lagi gw.. hohohoho
 
Indonie uda membumi.. Hahahaha~
Murah, 2 Bungkus uda kenyang! Sering kok d temui di Malaysia en Singapur.. Pernah ada 1 kasus, pas gw Studytour ama temen2 gw ke Singapur! Kan malem pas laper banged!! Lalu temen gw ngeluarin indomie.. Lantas temen gw yg satu lagi nanya.. "Ngapaen lo bawa2 Indomie ke Singapur?! Mending lo isi tas lo pake PS2 aja!! /swt" lalu temen gw yg bawa indomie itu bilang.. "Bro, ini gw beli di Minimarket di bawah lho.. /heh"

Bayangin aja.. Betapa terkenalnya Indomie itu!!
 
HIDUP INDOMIE!!!!!!!!!!!!!!


makanan pokok ras2 pencari ilmu d seberang bumi macam gw!!!!=))
 
Indomieee... selerakuuu..

Sayangnya ga boleh makan indomie sring"..

makan indomie kalo lagi gada makanan apa".

Bisi kanker cnah....
 
Wah baru tahu klo Indomie ntuh ada dluar negeri juga, kirain cuman iklan Padi ke inggris duank/heh
 
Indomie selera ku .........................

ternyata sudah merambah ke mana mana /gg /gg
 
produk indon emang top dah /no1

cuma kita aja yg belum percaya ma kualitas nya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.