yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Pasar Asia membalik setelah terjadi kenaikan tajam sehari sebelumnya pada Selasa 12 Juni 2012. Pelemahan justru terjadi setelah Eropa memberi danang talangan terhadap Spanyol.
Pasar khawatir kesepakatan akhir pekan itu tidak cukup untuk menangani krisis keuangan zona euro dan perlambatan ekonomi global. Sementara itu perhatian investor juga beralih ke masalah Italia dan pemilu Yunani pada 17 Juni yang dapat menentukan nasibnya dalam zona euro.
Kantor berita Reuters melaporkan, indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Asia-Pasifik selain Jepang turun 0,5 persen, setelah mencatat kenaikan terbesar harian dalam 5 bulan di sesi sebelumnya. Indeks Nikkei Jepang rata-rata dibuka turun 1,7 persen, setelah Wall Street turun tajam di akhir perdagangan Senin.
Nilai tukar Euro, yang mencapai tertinggi sejak 23 Mei sebesar US$1,26694 pada Senin, turun ke level US$1,2477.
Komoditas minyak memperpanjang kerugian setelah jatuh 3 persen pada Senin. Minyak mentah AS untuk pengiriman Juli tergelincir hampir 2 persen ke level terendah tahun ini di US$81,07 per barel. Sementara, minyak mentah Brent pengiriman Juli turun 1,4 persen menjadi US$96,68 per barel, juga dekat dengan level terendah tahun ini pada US$95,63.
Sabtu lalu para pejabat Eropa sepakat memberi danang talangan kepada Spanyol hingga 100 miliar euro (US$125 miliar). Langkah ini seharusnya membuat risiko utang bunk Spanyol sedikit berkurang, tetapi investor mulai khawatir terhadap rincian kesepakatan itu.
Selain itu, kekhawatiran datang pada saat ekonomi di seluruh dunia menunjukkan tanda-tanda pelambatan. China terjadi inflasi, dengan output industri dan penjualan ritel berfluktuasi pada Mei. Ini adalah bulan kedua berturut-turut pertumbuhan ekonomi melambat.
Sementara itu, di bursa AS pada penutupan perdagangan Senin, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 142,97 poin atau 1,14 persen menjadi 12.411,23. Sementara itu, indeks Standard & Poor 500 turun 16,73 poin atau 1,26 persen ke level 1.308,93. Indeks saham berbasis teknologi, Nasdaq Composite Index juga kehilangan 48,69 poin atau 1,70 persen ke posisi 2.809,73.
Pasar khawatir kesepakatan akhir pekan itu tidak cukup untuk menangani krisis keuangan zona euro dan perlambatan ekonomi global. Sementara itu perhatian investor juga beralih ke masalah Italia dan pemilu Yunani pada 17 Juni yang dapat menentukan nasibnya dalam zona euro.
Kantor berita Reuters melaporkan, indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) Asia-Pasifik selain Jepang turun 0,5 persen, setelah mencatat kenaikan terbesar harian dalam 5 bulan di sesi sebelumnya. Indeks Nikkei Jepang rata-rata dibuka turun 1,7 persen, setelah Wall Street turun tajam di akhir perdagangan Senin.
Nilai tukar Euro, yang mencapai tertinggi sejak 23 Mei sebesar US$1,26694 pada Senin, turun ke level US$1,2477.
Komoditas minyak memperpanjang kerugian setelah jatuh 3 persen pada Senin. Minyak mentah AS untuk pengiriman Juli tergelincir hampir 2 persen ke level terendah tahun ini di US$81,07 per barel. Sementara, minyak mentah Brent pengiriman Juli turun 1,4 persen menjadi US$96,68 per barel, juga dekat dengan level terendah tahun ini pada US$95,63.
Sabtu lalu para pejabat Eropa sepakat memberi danang talangan kepada Spanyol hingga 100 miliar euro (US$125 miliar). Langkah ini seharusnya membuat risiko utang bunk Spanyol sedikit berkurang, tetapi investor mulai khawatir terhadap rincian kesepakatan itu.
Selain itu, kekhawatiran datang pada saat ekonomi di seluruh dunia menunjukkan tanda-tanda pelambatan. China terjadi inflasi, dengan output industri dan penjualan ritel berfluktuasi pada Mei. Ini adalah bulan kedua berturut-turut pertumbuhan ekonomi melambat.
Sementara itu, di bursa AS pada penutupan perdagangan Senin, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 142,97 poin atau 1,14 persen menjadi 12.411,23. Sementara itu, indeks Standard & Poor 500 turun 16,73 poin atau 1,26 persen ke level 1.308,93. Indeks saham berbasis teknologi, Nasdaq Composite Index juga kehilangan 48,69 poin atau 1,70 persen ke posisi 2.809,73.
