Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Regu penyelamat Nepal pada Kamis, 16 Oktober 2014, masih terus berusaha mencari para pendaki Himalaya yang hilang kontak akibat badai salju yang melanda wilayah tersebut sejak awal pekan ini.
Dilansir dari Channel News Asia, pejabat setempat mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menemukan 32 mayat. Sebanyak 24 di antaranya ditemukan di lokasi populer, Annapurna. Lima orang lainnya ditemukan tewas tertimbun longsoran di basecamp pendakian, sedangkan tiga lainnya tewas saat menggembala yak.
Wilayah Himalaya yang berada di Nepal mendapat imbas cuaca buruk yang dipicu ujung ekor topan Hudhud, yang sebelumnya menewaskan puluhan orang di India. Padahal wilayah ini tengah padat dikunjungi wisatawan.
Ganesh Rai, pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas upaya penyelamatan, mengatakan hingga saat ini tim penyelamat sudah berhasil menyelamatkan 43 pendaki yang sempat terdampar.
»Banyak orang yang belum ditemukan. Kami hanya mendaftar warga asing–sekitar 168 wisatawan. Namun beberapa warga Nepal juga bisa saja terjebak di sana,” ujar Rai.