• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ilmuwan Ubah Benang Laba-laba Jadi Senar Biola

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
ez3VQ.jpg
TOKYO - Peneliti dari Jepang menggunakan ribuan helai benang laba-laba untuk memintal satu set senar biola. Hasilnya, diklaim sebagai senar yang menghasilkan nada lembut serta mendalam.

“Beberapa pemain biola profesional melaporkan bahwa senar laba-laba menghasilkan nada yang lebih baik, sehingga bisa menciptakan musik baru,” tandas Shigeyoshi Osaki.

Dia telah bertahun-tahun tertarik untuk meneliti keunikan jaring laba-laba. Osaki juga telah mempelajari benang yang digunakan oleh laba-laba untuk bergelantung, dan memperhitungkan kekuatannya.

Ilmuwan dari Nara Medical University tersebut kemudian menyempurnakan metode untuk mendapatkan benang laba-laba dalam jumlah besar, melalui laba-laba yang diternak, dan kini mengarahkan perhatiannya pada kegunaan praktis bahan itu.

"Instrumen musik gesek seperti biola sudah banyak digunakan sebagai subjek penelitian ilmiah. Namun tidak semua detailnya telah diklarifikasi karena kebanyakan hanya tertarik pada tubuh biola, ketimbang pada senar atau alat penggeseknya,” terang Osaki.

Diwartakan BBC, Senin (5/3/2012), Osaki menggunakan 300 ekor laba-laba betina dari spesies Nephila maculata yang merupakan salah satu jenis laba-laba penenun benang emas.

Untuk tiap senar biola, Osaki memilin antara 3.000 sampai 5.000 helai benang sehingga membentuk sebuah bundel. Setelah terbentuk, tiga buah bundel dipelintir ke arah yang berbeda untuk menyiapkan senar.

Senar dari benang laba-laba ini memiliki ketahanan beban yang lebih rendah ketimbang senar tradisional yang terbuat dari usus binatang. Tapi lebih kuat dibanding senar nylon yang dilapisi aluminium.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.