• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ilmu Fisika Dalam Dunia Penerbangan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Penerbanganadalah satu kesatuan sistem yg terdiri atas pemanfaatanwilayah udara,pesawat udara,bandar udara,angkutan udara,navigasi penerbangan, keselamatan, & keamanan, lingkungan hidup, serta fasilitas penunjang, & fasilitas biasa lainnya. Keselamatan diartikan kepada hal-hal yg mencakupkeselamatan penerbanganyang sering berhubungan dengan aspekkeamanan penerbangan.


Gan and Sist mari sejenak kita mempelajari tentang bagaimana sistem pesawat tersebut bekerja menurut Ilmu fisika (Yang suka Ilmu Fisika)..cekidot gan...


1. Mengukur laju pesawat dengan mengpakai tabung pitot

Ilmu Fisika Dalam Dunia Penerbangan


Tabung pitot dipakai untuk mengukur laju aliran udara dengan mengpakai persamaan Bernoulli. Tabung ini memiliki dua tipe lubang. Satu lubang dihubungkan dengan pipa yg tertutup ujungnya. Udara dalam pipa tersebut jadi diam. Lubang lainnya berisi udara yg bersentuhan dengan udara yg bergerak. Perbedaan tekanan udara dalam dua lubang tersebut bergantung pada laju aliran udara relatif kepada tabung.


Kalau Gan and Sist lihat & diperhatikan di sejumlah body pesawat kita akan amati sejumlah tabung logam yg menonjol & menghadap ke depan. Itulah tabung pitot. Tabung tersebut dipakai untuk mengukur laju aliran udara kepada pesawat, yg artinya mengukur laju pesawat kepada bumi.


2. Apa fungsi lekukan-lekukan pada pesawat?


Ilmu Fisika Dalam Dunia Penerbangan


Wingtip adalah lekukan pada ujung sayap pesawat. Salah satu tujuan penggunaan wingtip adalah mengurangi gaya hambat oleh pusaran udara di ujung sayap. Di ujung sayap (bidang batas antara benda padat dengan fluida) terjadi pusaran udara (vortices) yg arah alirannya mendorong sayap ke arah bawah. Ini mengakibatkan gaya angkat pada pesawat sedikit terhambat. Pusaran udara di ujung sayap dapat diperkecil dengan menciptakan lekukan di ujung sayap (menciptakan wingtip). Pengurangan gaya hambat tersebut berakibat efisiensi penggunaan bahan bakar.


Wingtip juga memberi tambahan stabilitas vertikal pada sayap. Umunya stabilitas vertikal cuma berasal dari bagian tegak di ekor pesawat. Karena posisi wingtip pada dua sayap hampir vertikal maka wingtip memberi tambahan stabilitas vertikal pada pesawat.


3. Jendela pesawat mengapa harus OVAL? tidak boleh bentuk lain?


Ilmu Fisika Dalam Dunia Penerbangan


Awalnya jendela pesawat berbentuk segi empat, namun memilik konsentrasi stress sangat akbar pada ujung-ujungya (karena runcing).


Pada akhirnya, desain jendela pesawat diubah. Tidak lagi mengandung bagian yg runcing. Dan sekarang jendela pesawat berbentuk lingkaran atau oval. Dengan dersain ini maka stress pada lubang jendela tersebar hampir merata & tidak ada letak yg memiliki stress terlampau tinggi.


4. Perhitungan saat pesawat sudah hingga di landasan


Ilmu Fisika Dalam Dunia Penerbangan


Bagian tersebut membelokkan aliran udara di atas sayap (udara yg menabrak sisi atas sayap). Pebelokkan tersebut menyebabkan momentum udara di atas sayap berubah. Dari yg semula memiliki arah lurus ke belakang jadi membelok ke atas. Dengan begitu muncul perubahan momentum & muncul gaya gaya yg arahnya sama dengan arah perubahan momentum. Arah gaya tersebut adalah agak miring bawah ke belakang. Gaya ini dapat diuraikan atas dua komponen: komponen vertikal ke bawah & komponen horisontal ke belakang. Komponen vertikal ke bawah menghasilkan gaya tekan tambahan ke tanah selain gaya berat. Komponen horisontal ke belakang menghasilkan perlambatan pada pesawat.


Dengan adanya gaya ke bawah akibat pembelokan udara tersebut maka pesawat dapat tertancap kuat di landasan selama pengereman & terhindar dari tergelincir.


5. Arti dari tekukan sayap pesawat saat harap mendarat


Ilmu Fisika Dalam Dunia Penerbangan


Apa guna pembengkokkan tersebut? Pertama adalah membelokkan aliran udara di bawah sayap (udara yg menabrak sisi bawah sayap). Pebelokkan tersebut menyebabkan momentum udara di bawah sayap berubah. Dari yg semula memiliki arah lurus ke belakang jadi membelok ke bawah. Dengan begitu muncul perubahan momentum. Menurut hukum Newton II, perubahan momentum menghasilkan gaya yg arahnya sama dengan arah perubahan momentum.


Jadi, pembelokan udara di bawah sayap menghasilkan gaya pada sayap yg arahnya agak miring atas ke belakang. Gaya ini dapat diuraikan atas dua komponen: komponen vertikal ke atas & komponen horisontal ke belakang. Komponen vertikal ke atas menghasilkan gaya angkat tambahan pada pesawat. Komponen horisontal ke belakang menghasilkan perlambatan pada pesawat.


Dengan adanya gaya ke atas akibat pembelokan udara tersebut maka pesawat dapat tetap terangkat meskipun kecepatannya sudah cukup rendah. Saat pendaratan, laju pesawat sekitar 150 knot yg setara dengan 278 km/jam. Kalau sayap tidak dibengkokkan maka dengan laju yg rendah tersebut pesawat akan mengalami penurunan ketinggian secara drastis karena gaya berat lebih akbar daripada gaya angkat. Saat cruising sendiri, laju pesawat dapat mencapai 900 km/j


Sumber :

Quote:




Hari ini 06:01
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.