yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
JAKARTA - Laju pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini mencoba naik melewati area overbought. Kekhawatiran terhadap IHSG yang akan semakin menjauhi target level psikologis di 4.700 telah terjawab dan berhasil ditepis, bahkan rekor level tertinggi kembali diraih.
"Kembali kami sampaikan bahwa selama masih ada sentimen positif maka IHSG akan tetap nyaman di area overbought-nya. Tetapi, tetap perlu juga mewaspadai jika ada potensi pembalikan arah," jelas Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, di Jakarta, Kamis (28/3/2013).
Sementara menurut Reza, bursa saham Asia kembali rebound setelah beredar spekulasi pemerintah China akan meningkatkan pasar ekuitas. Pelaku pasar juga merespons positif rilis data-data ekonomi AS sebelumnya. Di sisi lain, Nikkei justru negatif setelah yen menguat dipicu imbas pelemahan euro karena meningkatnya yield obligasi Italia.
"Melihat hal itu maka pada perdagangan hari ini masih mampu menguat bila didorong dengan sentimen yang positif, IHSG diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.653-4.677 dan resistance 4.725-4.735," jelasnya.
Pada perdagangan sebelumnya, tampaknya koreksi yang terjadi sebelumnya hanya berupa batu sandungan kecil yang menghambat laju IHSG sementara. Terlihat IHSG dapat kembali rebound setelah terimbas penguatan bursa saham AS pasca dirilisnya kenaikan data-data indeks perumahan dan indeks consumer confidence.
Apalagi, setelah bursa saham Asia dan pembukaan pasar saham Eropa mengkonfirmasi penguatan sehingga semakin melambungkan IHSG ke level tertinggi terbarunya. Kembali target resisten kami di level 4.708-4.715 kembali ditembus.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.721,86 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.674,08 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level
4.716,42.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi meningkat. Investor asing mencatatkan nett buy
dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.